BANDUNG, iNews.id - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung membentuk tim khusus untuk menangani kondisi kesehatan YTT. Perempuan berusia 29 tahun itu menjadi korban penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pacarnya selama tiga tahun.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung. Tim khusus dibentuk untuk memastikan proses pemulihan korban berjalan optimal, mengingat kondisi fisik dan psikis yang dialaminya akibat penyiksaan berkepanjangan.
Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSHS Bandung, dr Fitra Hergyana mengatakan, korban masih menjalani tahap pemulihan sehingga belum dilakukan tindakan operasi.
Menurutnya, kondisi kesehatan korban terus menunjukkan perkembangan positif dan berangsur membaik selama menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kondisi pasien saat ini berangsur jauh lebih baik dan masih dalam proses pemulihan. Saat ini fokus utama kami adalah pemulihan kondisi korban sebelum mempertimbangkan tindakan medis lanjutan," ujar dr Fitra Hergyana.
Baca Juga:Gandeng Malaysia, PBNU Dorong Negara ASEAN Perluas Lapangan KerjaKasus yang menimpa YTT menjadi perhatian publik setelah terungkap bahwa korban diduga disekap dan dianiaya oleh pacarnya selama tiga tahun di rumah kontrakan kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Akibat perlakuan tersebut, korban mengalami kondisi kesehatan yang memprihatinkan dan harus mendapatkan penanganan medis secara menyeluruh.
Sementara itu, polisi masih memburu pelaku yang hingga kini belum berhasil ditangkap. Polisi terus melakukan penyelidikan dan pengejaran untuk mengungkap kasus tersebut serta membawa pelaku ke hadapan hukum.
#jabar




