Razia Balap Liar di Ponorogo di Libur Sekolah, Satlantas Amankan 250 Kendaraan Didominasi Pelajar

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ponorogo (beritajatim.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo menggencarkan razia balap liar selama masa libur sekolah. Hasilnya, sebanyak 250 kendaraan berhasil diamankan dalam operasi yang berlangsung sekitar 2 minggu. Penindakan dilakukan sebagai langkah tegas untuk menekan aksi balap liar di wilayah Ponorogo.

Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Dewo Wishnu Setya mengatakan, razia difokuskan pada penegakan hukum terhadap pelaku balap liar. Mayoritas pelaku yang terjaring merupakan kalangan pelajar. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena aktivitas balap liar dilakukan secara masif.

“Kita melaksanakan penindakan secara hukum bersama anggota Satlantas Polres Ponorogo dalam penindakannya. Karena kurang lebih di Polres Ponorogo ini, terutama di wilayah kota, mayoritas seusia pelajar yang diduga melaksanakan balap liar secara masif,” kata AKP Dewo, Selasa (23/6/2026).

Dari total kendaraan yang diamankan, sekitar 95 persen merupakan sepeda motor. Sementara sisanya adalah kendaraan roda empat. Seluruh kendaraan tersebut diamankan. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari penindakan tegas yang diharapkan mampu memberikan efek jera kepada para pelaku.

“Kurang lebih total yang kita tangkap itu ada sekitar 250 kendaraan. Kita laksanakan secara tegas namun terukur untuk menimbulkan efek jera kepada pelajar,” ujarnya.

.u2aa1b86c102f496b844183b5f417c677 { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .u2aa1b86c102f496b844183b5f417c677:active, .u2aa1b86c102f496b844183b5f417c677:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .u2aa1b86c102f496b844183b5f417c677 { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .u2aa1b86c102f496b844183b5f417c677 .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .u2aa1b86c102f496b844183b5f417c677 .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .u2aa1b86c102f496b844183b5f417c677:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  Mulai Rp385 Ribu, Ini Cara Daftar Open Trip Rail Tour Blitar Bareng KAI Daop 7

Razia balap liar dilaksanakan sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026. Waktu tersebut dipilih karena bertepatan dengan masa libur sekolah. Menurutnya, periode liburan menjadi waktu yang paling rawan munculnya aksi balap liar di sejumlah ruas jalan.

“Pelaksanaan patroli kita laksanakan selama libur kurang lebih dua minggu. Di bulan Mei akhir sampai Juni awal. Itu kita laksanakan razia di waktu libur anak sekolah karena di situlah waktu-waktu rawan terjadinya balap liar,” jelasnya.

Sejumlah titik menjadi fokus pengawasan Satlantas Polres Ponorogo. Di antaranya kawasan Jalan Alun-Alun, Jalan Baru Suromenggolo, Jalan Urip Sumoharjo hingga wilayah Babadan. Lokasi tersebut dipilih karena sering dijadikan arena balap liar, terutama pada malam hari.

“Iya, titik-titiknya terutama di jalan yang sepi, di tengah alun-alun, di jalan baru, lalu di daerah Urip Sumoharjo, dan di wilayah Babadan juga banyak yang melaksanakan balap liar,” ungkapnya.

Meski masa libur sekolah masih berlangsung, Satlantas memastikan patroli tidak akan dihentikan. Pengawasan dilakukan setiap hari sesuai instruksi Kapolres Ponorogo. Langkah itu menjadi bagian dari upaya mitigasi agar balap liar tidak kembali marak.

“Ya kita tetap melaksanakan patroli setiap hari, karena memang program dari pimpinan yaitu Bapak Kapolres Ponorogo untuk selalu mitigasi terkait balap liar. Jadi kita setiap hari kita bergantian piket untuk melaksanakan patroli untuk balap liar di wilayah Polres Ponorogo,” terangnya.

Dalam setiap razia, petugas rata-rata mengamankan sekitar 20 hingga 25 kendaraan. Penindakan juga menyasar pengendara yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Mayoritas berasal dari kalangan pelajar SMP dan SMA sehingga kendaraan mereka langsung ditahan.

“Kurang lebih sekali razia kita mendapatkan kendaraan sekitar 20 sampai 25 kendaraan. Karena banyak dari anak-anak terutama di anak-anak SMP dan SMA itu banyak yang belum memiliki SIM. Jadi kita harus tindak tegas dengan menahan kendaraan,” tegasnya.

AKP Dewo menambahkan, pelaku balap liar tidak hanya berasal dari wilayah Kota Ponorogo. Sebagian lainnya datang dari sejumlah kecamatan, seperti Babadan dan Ngrayun. Bahkan, sekitar 5 persen pelaku diketahui berasal dari luar Kabupaten Ponorogo, termasuk dari wilayah Magetan.

“Kira-kira 5 persen dari luar kota, di wilayah Magetan,” pungkasnya. [end/aje]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 Dimulai, 12 Tim Berebut Gelar di Kudus
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Dukung Pelaku UMK di Jakarta Fair, Pertamina Salurkan Bright Gas ke Puluhan Pedagang Kuliner 
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Menteri China Parno Antek Asing, Tuduh Kura-Kura dan Ikan Mata-Mata
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Peneliti China kembangkan teknologi baru untuk semikloning ikan zebra
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Lebih dari 60 persen warga Inggris setuju keputusan Starmer mundur
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.