Cak Imin Dukung BGN Prioritaskan MBG untuk Busui dan Bumil

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyambut baik perbaikan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprioritaskan untuk kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurut Cak Imin, pemberian makanan bergizi kepada bumil dan busui dapat mencegah penurunan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.

"Saya melihat skala prioritas, yaitu bagi busui, bumil, balita, itu skala prioritas yang paling tepat. Sehingga, yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan untuk mengatasi stunting dengan secara lebih efektif dan cepat," ujar Cak Imin, dikutip dari keterangan pers, Selasa (23/6/2026).

Baca juga: Politik MBG, Anak-anak Jadi Tameng

Cak Imin menyebutkan, kelompok tersebut adalah penerima MBG yang paling membutuhkan intervensi gizi karena berhubungan langsung dengan pembentukan kualitas generasi masa depan.

Dengan begitu, manfaat program MBG dapat dirasakan secara lebih efektif dan berdampak langsung terhadap upaya pencegahan stunting.

"Penentuan prioritas ini bukan berarti mengurangi perhatian terhadap kelompok penerima manfaat lainnya," ucap dia.

Namun, Cak Imin mengingatkan bahwa dalam situasi tertentu, pemerintah perlu memastikan bahwa kelompok yang paling rentan memperoleh perhatian utama.

Baca juga: MBG Dihentikan Sementara, Orangtua Siswa: Harga Kebutuhan Pokok Turun

Ia menekankan pentingnya pembenahan tata kelola dan manajemen kelembagaan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

"Di sisi yang lain, manajemen dan tata kelola kelembagaan yang ada, sekaligus saya berharap kepada semua pihak yang telah terlibat untuk duduk bersama memberikan solusi agar efektif betul sesuai sasaran yang diperintahkan oleh Presiden," kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Diberitakan sebelumnya, BGN menyebutkan, penerima manfaat MBG akan diefisiensi dengan memfokuskan program MBG kepada anak-anak yang memerlukan intervensi pemenuhan gizi.

Ada lima kelompok yang akan menjadi sasaran penerima MBG, yakni ibu hamil, ibu menyusui, balita, siswa dari keluarga kurang mampu dan siswa dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belum Puas dengan 4 Rekrutan, Mourinho Minta Real Madrid Tambah Mesin Gol
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Festival SAMARA 2026 di Bondowoso Catat Transaksi Ratusan Juta Rupiah
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Prialangga Garap MV Hatchu Salma Salsabil, Bukti Lulusan UMM Bersaing di Industri Kreatif
• 7 menit laluberitajatim.com
thumb
Dasco Sebut DPR-Satgas Mitigasi PHK Akan Rapat Bahas Dampak Situasi Global
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Perusahaan Raffi Ahmad (RANS) Mau IPO, Tawarkan Rp 135-Rp 170 per Saham
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.