Perusahaan Raffi Ahmad (RANS) Mau IPO, Tawarkan Rp 135-Rp 170 per Saham

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Perusahaan berbasis media milik selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yakni PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) akan melantai (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan Selasa (23/6), saham RANS ditawarkan pada kisaran harga Rp 135-Rp 170 per saham. Masa penawaran awal berlangsung pada 23-25 Juni 2026, sementara pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 10 Juli 2026.

RANS bakal melepas sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Adapun, perseroan membidik dana segar hingga Rp 429,25 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk berbagai agenda ekspansi bisnis. Sekitar 18,64 persen dana akan dialokasikan untuk pembangunan wahana edukasi dan hiburan "Cipungland". Selain itu, 37,61 persen dana digunakan untuk penyelenggaraan konser artis lokal maupun internasional di berbagai kota di Indonesia.

Perseroan juga menyiapkan dana sekitar 8,15 persen untuk membentuk entitas usaha baru bersama PT Feedloop Global Teknologi guna mengembangkan bisnis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Sementara 19,80 persen dana akan dipakai untuk mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina).

Selain RANS, BEI juga menjadwalkan setidaknya 3 calon emiten lain yang bakal melantai sepanjang bulan Juli 2026. Berikut daftarnya:

PT Bach Multi Global Tbk (BACH)

BACH merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi. Perseroan berencana menghimpun dana hingga Rp 307,5 miliar melalui penawaran umum perdana saham.

Dalam prospektus awal yang diterbitkan, Perseroan menawarkan sebanyak 615 juta saham baru atau setara 15,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Saham tersebut ditawarkan pada kisaran harga Rp 400-Rp 500 per saham.

Masa penawaran awal dijadwalkan berlangsung pada 22-24 Juni 2026. Adapun pencatatan saham di BEI ditargetkan berlangsung pada 7 Juli 2026.

PT Nitrasanata Dharma TBK (JECX)

PT Nitrasanata Dharma Tbk, pengelola jaringan rumah sakit mata Jakarta Eye Center (JEC), berencana menghimpun dana hingga Rp 683,18 miliar lewat aksi IPO. JECX menawarkan sebanyak 487,98 juta saham atau setara 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Berdasarkan prospektus, saham yang ditawarkan terdiri dari 325,32 juta saham baru atau 10 persen dari modal setelah IPO serta 162,66 juta saham divestasi milik DR. Dr. Waldensius Girsang, SpM(K) yang setara 5 persen dari modal setelah IPO. Saham ditawarkan pada kisaran harga Rp 1.200-Rp 1.400 per saham.

Dengan kisaran harga tersebut, nilai emisi IPO mencapai maksimal Rp 683,18 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp 455,45 miliar berasal dari penerbitan saham baru, sementara sisanya Rp 227,73 miliar berasal dari penjualan saham divestasi.

Masa penawaran awal dijadwalkan berlangsung pada 22-24 Juni 2026, penawaran umum pada 1-3 Juli 2026, dan mencatatkan sahamnya di BEI pada 7 Juli 2026.

PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI)

Selanjutnya ada EMMI, perusahaan distribusi alat kesehatan dan laboratorium, berencana menghimpun dana hingga Rp 269,27 miliar melalui IPO.

Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 522,86 juta saham baru atau setara 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dalam prospektus awal, Perseroan menawarkan saham pada kisaran harga Rp 446-Rp 515 per saham. Masa penawaran awal dijadwalkan berlangsung pada 22-24 Juni 2026, pelaksanaan penawaran umum pada 2-6 Juli 2026, dan mencatatkan sahamnya di BEI pada 8 Juli 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Pangan Hari Ini 23 Juni: Cabai dan Bawang Merah Turun, Beras Naik
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Jokowi Bakal Hadir dan Perlihatkan Ijazah Asli Saat Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Biadab! Ayah di Cianjur Cabuli Anak Tiri 30 Kali Disaksikan Ibu Kandung
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Rocky Gerung: BPK hingga Auditor Publik Harus Pakai Satu Standar
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Dewi Yustisiana DPR Apresiasi Kesiapan Pemerintah Terapkan B50, Perkuat Ketahanan Energi dan Ekonomi Daerah
• 5 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.