HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aksi tawuran antarkelompok remaja kembali terjadi di Kota Makassar. Dua kelompok remaja terlibat bentrok menggunakan batu, petasan hingga busur setelah diduga saling menantang di jalanan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Andi Tonro Raya, Kecamatan Tamalate, Makassar, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 02.30 Wita.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif, mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan adanya keributan yang melibatkan sejumlah remaja.
“Tim kemudian mendatangi lokasi, membubarkan para pelaku dan mengamankan enam remaja yang diduga terlibat,” ujar Abdul Latif, Selasa (23/6/2026).
Setelah situasi berhasil dikendalikan, aparat kepolisian melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyisiran tersebut, polisi menemukan satu anak panah yang diduga digunakan saat tawuran berlangsung.
“Anggota menemukan satu anak panah di lokasi kejadian yang kemudian diamankan sebagai barang bukti,” katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, bentrokan itu dipicu persoalan sepele. Salah satu kelompok remaja mengaku tersinggung setelah diteriaki dan ditantang berduel oleh kelompok lain yang melintas di kawasan tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan, salah satu pelaku mengaku dipicu karena diteriaki dan ditantang duel oleh kelompok lain. Setelah itu dia memanggil teman-temannya,” jelas Latif.
Tak lama kemudian, kedua kelompok bertemu dan terlibat aksi saling serang di Jalan Andi Tonro Raya. Mereka menggunakan berbagai benda, mulai dari batu, petasan hingga anak panah atau busur.
“Mereka melakukan penyerangan menggunakan batu, petasan, dan anak panah,” lanjutnya.
Akibat insiden tersebut, seorang warga berinisial MS (32) menjadi korban. Pria tersebut mengalami luka di bagian kepala setelah terkena lemparan batu saat berada di sekitar lokasi kejadian.
“Ada tadi seorang warga yang menjadi korban terkena lemparan batu di bagian kepala,” ungkap Latif.
Korban selanjutnya diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polsek Tamalate guna proses penanganan lebih lanjut.
Selain mengamankan satu anak panah sebagai barang bukti, polisi juga menyita dua unit sepeda motor milik remaja yang diamankan.
Saat ini, keenam remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tamalate untuk mengungkap peran masing-masing dalam aksi tawuran tersebut.





