EtIndonesia.com Pada 21 Juni 2026, dalam pertandingan kedua Grup H Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Spanyol menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0. Bintang muda Lamine Yamal membuka keunggulan, sementara Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, membawa Spanyol meraih kemenangan pertamanya di turnamen ini.
Yamal membuka skorSebelum turnamen dimulai, Spanyol dianggap sebagai salah satu favorit juara. Namun, mereka secara mengejutkan hanya bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde (Cape Verde) pada laga pembuka, sehingga kemenangan atas Arab Saudi menjadi sangat penting.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung menguasai jalannya pertandingan. Pada menit ke-4, Yamal sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang masih melenceng dari gawang.
Namun, pada menit ke-11, Oyarzabal mengirim umpan silang akurat dari sisi kiri, yang disambut Yamal dengan sontekan di tiang jauh untuk mencetak gol pembuka dan membawa Spanyol unggul 1-0.
Gol tersebut merupakan gol pertama Yamal di ajang Piala Dunia. Statistik juga menunjukkan bahwa dari 22 pertandingan tim nasional yang dimainkan Yamal sebagai starter, Spanyol mencatat 16 kemenangan dan 6 hasil imbang, tanpa pernah kalah, menjadikan pemain berusia 18 tahun itu sebagai salah satu simbol keberhasilan tim.
Oyarzabal cetak dua gol dalam tiga menitSerangan Spanyol terus berlanjut. Pada menit ke-21, Oyarzabal memanfaatkan kemelut di kotak penalti dan mencetak gol dengan sentuhan cerdik menggunakan bagian luar kaki untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Hanya tiga menit kemudian, setelah menerima umpan sundulan dari Dani Olmo, Oyarzabal kembali mencetak gol dari jarak dekat dan membawa Spanyol unggul 3-0.
Keunggulan tiga gol dalam waktu singkat ini menjadi salah satu pencapaian tercepat Spanyol di Piala Dunia dalam lebih dari 50 tahun terakhir.
Dominasi penuh hingga akhir lagaSepanjang babak pertama, La Furia Roja melepaskan 17 tembakan, jumlah terbanyak dalam satu babak pada Piala Dunia edisi kali ini.
Karena sudah unggul jauh, pelatih Luis de la Fuente memutuskan menarik keluar Yamal dan Oyarzabal saat jeda pertandingan untuk menjaga kebugaran mereka.
Pada menit ke-49 babak kedua, tembakan Marc Cucurella menyebabkan pemain Arab Saudi melakukan gol bunuh diri, sehingga skor berubah menjadi 4-0.
Setelah itu, Spanyol tetap mengendalikan permainan, tetapi tidak menambah gol lagi hingga peluit panjang berbunyi.
Posisi klasemenDengan hasil ini:
- Arab Saudi menelan kekalahan kesepuluh secara beruntun saat menghadapi tim-tim Eropa di beberapa edisi Piala Dunia terakhir, hanya mampu mencetak 1 gol dan kebobolan 35 gol.
- Setelah dua pertandingan, Spanyol mengoleksi 4 poin dari satu kemenangan dan satu hasil imbang, memuncaki klasemen Grup H serta belum kebobolan satu gol pun.
Performa tersebut memperkuat posisi Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara Piala Dunia 2026.
Sumber : NTDTV.com





