Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menggelontorkan sejumlah paket stimulus ekonomi pada semester II/2026 senilai total Rp26,34 triliun. Stimulus yang diberikan salah satunya berupa diskon tiket transportasi.
“Total anggaran stimulus Rp26,34 triliun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Secara terperinci, dari total stimulus Rp26,34 triliun, porsi terbesar dialokasikan untuk bantuan pangan sebesar Rp18,04 triliun. Sementara itu, program magang dan vokasi mencapai Rp6,26 triliun, dan stimulus serta insentif transportasi sebesar Rp2,04 triliun.
Adapun, insentif dan diskon tiket transportasi yang menyasar moda angkutan kereta api, kapal, hingga pesawat diberikan selama periode libur sekolah serta libur Natal dan Tahun Baru. Hal ini bertujuan untuk mendorong mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi selama periode konsumsi tinggi.
Untuk periode libur sekolah, pemerintah mengguyur diskon sebesar 30% harga tiket untuk kereta api dan 30% tarif dasar untuk kapal Pelni.
Kemudian, insentif berupa gratis tarif jasa kepelabuhan ASDP dengan total alokasi anggaran sebesar Rp190,5 miliar dan target 3 juta penumpang, serta subsidi penuh pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100% untuk tiket pesawat domestik berjadwal kelas ekonomi dengan anggaran Rp472,7 miliar untuk target 2,3 juta penumpang.
Baca Juga
- Mendag Ungkap Jurus Jaga Daya Beli, Diskon Ritel hingga Stimulus Ekonomi
- Stimulus Ekonomi Semester II/2026 Diumumkan, Ada Bansos Beras Sampai Diskon Tiket Kereta Api Cs
- Pemerintah Tebar Diskon Tiket Kereta Api-Pesawat saat Libur Sekolah
Sementara itu, untuk periode libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah juga memberikan diskon 30% harga tiket untuk kereta api dan 30% tarif dasar untuk kapal Pelni.
Insentif gratis jasa kepelabuhan ASDP juga kembali diberikan dengan total alokasi anggaran Rp161,4 miliar dan target 2,8 juta penumpang. Selain itu, subsidi PPN DTP 100% untuk penerbangan domestik berjadwal kelas ekonomi juga kembali diberikan dengan anggaran Rp722 miliar yang menyasar target 3,7 juta penumpang.
Berikut jadwal insentif dan diskon tiket transportasi selama semester II/2026: Periode libur sekolah- Diskon tiket kereta api 30%: 20 Juni-5 Juli 2026
- Diskon 30% tarif dasar kapal Pelni: 20 Juni-15 Agustus 2026
- Gratis tarif jasa kepelabuhan ASDP: 20 Juni-5 Juli 2026
- PPN DTP 100% tiket pesawat domestik kelas ekonomi: 24 Juni-5 Juli 2026.
- Diskon tiket kereta api 30%: 22 Desember 2026-4 Januari 2027
- Diskon 30% tarif dasar kapal Pelni: 17 Desember 2026-10 Januari 2027
- Gratis tarif jasa kepelabuhan ASDP: 22 Desember 2026-10 Januari 2027
- PPN DTP 100% tiket pesawat domestik kelas ekonomi: -





