HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sigit Purnomo Said (Pasha) menegaskan bahwa BM PAN merupakan dapur utama dalam mencetak kader-kader terbaik Partai Amanat Nasional (PAN).
Karena itu, proses regenerasi kepemimpinan di tubuh BM PAN harus mampu melahirkan sosok yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga memahami ideologi, nilai perjuangan, serta arah gerak organisasi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Debat Kandidat Calon Ketua Umum BM PAN yang berlangsung di Gedung Pertunjukan Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GRJS) Bulungan, Sabtu (21/6).
Menurutnya, BM PAN memiliki peran strategis sebagai wadah kaderisasi yang akan menentukan kualitas kepemimpinan PAN di masa depan.
Sigit menekankan bahwa organisasi kepemudaan bukan sekadar ruang berhimpun, melainkan tempat menempa karakter, integritas, dan kemampuan kepemimpinan.
Oleh sebab itu, setiap kader didorong untuk terus mengasah kapasitas diri serta membangun budaya kompetisi yang sehat melalui adu gagasan dan pertukaran pemikiran.
“BM PAN adalah dapur utama penciptaan kader utama PAN. Dari organisasi inilah akan lahir pemimpin-pemimpin yang kelak mengisi berbagai ruang pengabdian, baik di partai, pemerintahan, maupun di tengah masyarakat. Karena itu, kaderisasi harus terus diperkuat dan dijalankan secara berkelanjutan,” tegas Pasha.
Ia juga mengapresiasi terselenggaranya debat kandidat sebagai bagian dari proses demokrasi internal organisasi.
Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang bagi para calon untuk menunjukkan kualitas kepemimpinan, kedalaman gagasan, serta komitmen mereka dalam membawa BM PAN semakin maju.
Debat kandidat yang diikuti enam calon ketua umum tersebut berlangsung dinamis dengan menghadirkan sesi pemaparan visi dan misi, pendalaman materi oleh panelis, hingga penyampaian gagasan strategis mengenai masa depan BM PAN.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan Kongres VII BM PAN yang akan memilih kepemimpinan baru organisasi.(ams)





