Rekaman Wawancara Ketua BEM FH UBK Kembali Viral, Abdi Maludin: Tidak Ada yang Tunggangi Kami!

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Rekaman wawancara Muhammad Abdi Maludin Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) beberapa waktu lalu kini viral di media sosial.

Wawancara ekslusif tersebut membahas pertemuan perwakilan mahasiswa dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara pada Senin, 15 Juni 2026.

Abdi Maludin Ketua BEM FH UBK mengaskan bahwa pertemuan tersebut murni hasil diplomasi mahasiswa saat aksi unjuk rasa.

BACA JUGA:Siapa Sosok Aparat Suap BEM FH UBK Dibalik Aksi Demo Istana Negara? Ini Pengakuan Abdi Maludin

Ia juga memastikan pertemuan tersebut tidak terkait dengan skenario politik apa pun. 

Menurutnya, tidak ada pihak yang mengatur atau mengarahkan pertemuan itu untuk kepentingan politik tertentu.

Tak tanggung-tanggung, Abdi Maludin bahkan juga menegaskan tidak ada pihak luar yang menunggangi gerakan tersebu.

Ia menyebut seluruh rangkaian pertemuan bersama Gibran Rakabuming murni untuk kepentingan rakyat.

"Tidak ada unsur yang menunggangi kami. Itu murni kepentingan rakyat. Itu murni hasil dari gerakan kami di Universitas Bung Karno," jelas Abdi Maludin.

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Muhammad Abdimaludin Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Suap

Lebih lanjut, dalam wawancara itu Abdi juga menyampaikan bahwa kesempatan bertemu dengan wakil presiden itu merupakan buah dari aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa.

"Tidak ada desain politik dari awal. Pertemuan itu murni merupakan buah dari diplomasi kami di lapangan." terangnya.

Rekaman wawancara itu kini kembali viral di media sosial X (Twitter), publik kini mengaitkan uang suap yang diterima Abdi Maludin dari oknum aparat polisi dengan pernyataannya beberapa waktu lalu.

Ketua BEM FH UBK Terima Suap Dibalik Aksi Demo Istana Negara

Baru-baru ini terungkap fakta mengejutkan bahwa Muhammad Abdi Maludin Ketua BEM FH UBK menerima uang suap dibalik aksi demo Istana Negara pada 15 Juni 2026.

Abdi Maludin diketahui menerima aliran dana puluhan juta dari oknum aparat kepolisian dengan maksud mengalihkan massa agar tidak menggelar aksi demonstrasi di Istana Negara.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Metro Jaya Reaktivasi Patroli dan Siskamling Rutin untuk Tekan Kejahatan | SAPA SIANG
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Kejagung Tangkap Buronan Kasus Batu Bara, Sahroni: Bukti Tak Ada yang Kebal Hukum
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Wakil Gubernur Dukung Perluasan Program RISE untuk Perkuat Sanitasi Berkelanjutan di Sulsel
• 52 menit laluterkini.id
thumb
Menhub Janjikan Jadwal KRL Stasiun JIS Ditambah Jika Ada Event Besar di Ancol dan Sekitarnya
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Resmi! Marc Marquez Lanjutkan Petualangan Bersama Ducati, The Baby Alien Sepakati Perpanjangan Kontrak Selama Dua Tahun
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.