Grid.ID – Publik tengah digemparkan oleh kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan kejam yang terjadi di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Seorang wanita berinisial YTR (29) diduga menjadi korban penyekapan selama tiga tahun oleh seorang pria berinisial TF (30), yang bukan merupakan suaminya.
Kasus ini kini telah sampai ke telinga pengacara, Hotman Paris Hutapea. Melalui akun Instagram pribadinya, Hotman Paris menyatakan siap turun tangan membantu para korban.
Diketahui kondisi fisik YTR saat ditemukan memprihatinkan akibat siksaan kejam yang diduga dilakukan oleh pelaku selama masa penyekapan di sebuah rumah kos. YTR mengalami luka-luka berat di sekujur tubuhnya, yakni kehilangan penglihatan karena kedua mata korban diduga sengaja dibuat buta oleh pelaku.
Selain itu terdapat luka potong akibat gunting. Bibir korban digunting hingga menjadi sumbing, serta sebagian hidungnya juga hilang akibat digunting. Ada pula luka tusuk dan sundutan, di kepala korban terdapat luka tusukan ujung gunting yang sampai mengeluarkan nanah.
Sekujur tubuhnya dipenuhi luka bekas sundutan rokok dan kakinya mengalami luka sayatan.
Akibat kehilangan penglihatan dan ruang gerak yang dibatasi, korban dilaporkan jarang mandi selama disekap dan terpaksa menggunakan popok untuk buang air besar.
Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat kini tengah bergerak cepat untuk mengusut tuntas kasus ini. Petugas kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku, TF (30), yang saat ini melarikan diri dan berstatus buron.
Kasus ini pun menyita perhatian setelah Hotman Paris mengunggah potongan berita mengenai perkembangan kasus tersebut di akun Instagram @hotmanparisofficial. Dalam unggahan tersebut, tampak tangkapan layar berita yang menyebutkan bahwa setelah kasus penyekapan YTR terbongkar, mulai bermunculan korban-korban lain yang mengaku pernah mengalami kekerasan dari pelaku yang sama.
Melihat hal ini, Hotman Paris langsung memberikan respons tegas. Melalui kolom keterangan, ia mengimbau agar korban-korban lain dari pelaku segera menghubunginya melalui layanan bantuan hukum miliknya.
"Agar semua korban hubingin Hotman 911," tulis Hotman Paris dalam unggahannya.
Adapun langkah ini diharapkan dapat memperkuat bukti hukum untuk menjerat pelaku dengan hukuman seberat-beratnya apabila nantinya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. (*)
Artikel Asli




