Pesan Menkes ke Andi Gani soal Obesitas: Boleh Makan Banyak Asal Lari 10 Km

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melontarkan candaan dalam pesan kesehatan soal bahaya obesitas kepada Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.

"Ini saya pesen saya juga ke Pak Andi Gani nih, obesitas. Karena obesitas itu menyebabkan darah tinggi, menyebabkan gula darah tinggi," kata Budi dalam konferensi pers di Sepolwan Lemdiklat Polri, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Budi berbicara saat menghadiri puncak Bakti Kesehatan Polri 2026 di Sepolwan Lemdiklat Polri, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Baca juga: Wamenkes: Lingkar Perut Pria Harus Kurang dari 90 Cm, Perempuan 80 Cm

Dalam sambutannya, Budi mengingatkan pentingnya menjaga berat badan untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Menkes kemudian berkelakar bahwa tidak masalah seseorang gemar makan, selama diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.

"Kadang-kadang kita lihat, 'Pak saya seneng makan, saya seneng makan', enggak apa-apa, tapi harus lari. Lari 5 kilo, 10 kilo," seloroh Budi.

Baca juga: 62 Persen ASN Jakarta Obesitas

Ia mencontohkan dirinya yang rutin mengikuti lomba lari maraton sehingga tetap bisa menjaga keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas fisik.

"Saya ikut lari maraton jadi walaupun makan masuknya banyak, keluarnya juga masih banyak," katanya.

Indikator kesehatan yang perlu dipastikan

Dalam kesempatan itu, Budi juga menyoroti empat faktor kesehatan yang perlu diperhatikan masyarakat, termasuk kalangan buruh, untuk mencegah penyakit mematikan seperti strok, jantung, kanker, dan gagal ginjal.

Menurut dia, sekitar 750.000 kematian setiap tahun akibat strok, penyakit jantung, dan penyakit ginjal sebenarnya dapat dicegah melalui deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan rutin.

Budi mengajak masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto dengan fokus pada empat indikator utama, yakni tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan obesitas.

Ia mengingatkan tekanan darah ideal berada di bawah 120/80 mmHg, sementara kadar gula darah dan kolesterol sebaiknya tidak melebihi angka 200.

"Kalau lebih jangan anggap enteng merasa sehat karena nanti kena strok tuh, meninggal tuh," ujar Budi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menutup sambutannya, Menkes mendoakan Andi Gani dan seluruh pekerja Indonesia senantiasa sehat serta memiliki usia harapan hidup yang lebih panjang dari rata-rata usia masyarakat Indonesia saat ini.

"Saya doakan Pak Andi Gani dan seluruh buruh semuanya sehat selalu dan usianya di atas rata-rata usia rakyat Indonesia sekarang yang 74 tahun," tutur dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bintang Film Sunny, Nam Bo Ra Sambut Kelahiran Anak Pertama
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Gus Yahya: Muktamar NU Digelar 1-5 Agustus, Tempat Belum Ditentukan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Hati-hati! Tekanan Darah Tinggi Picu Serangan Stroke
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perkuat Diplomasi Regulasi, BPOM RI Kerja Sama dengan Denmark untuk Tingkatkan Pengawasan Obat dan Pangan
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Polisi Geledah Kamar Kos Lokasi Penyekapan Sadis di Cileunyi Bandung
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.