Jakarta, VIVA – Aliansi Ikatan Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (IKM FIB UI) menyatakan bahwa mahasiswa bernama Daffa Ulhaq yang ikut dalam kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ke sejumlah daerah di Indonesia timur bukan utusan mereka.
Hal tersebut disampaikan lewat pernyataan resmi di akun Instagram @bemfibui. Seperti diketahui, sebelumnya Gibran mengajak lima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mendampingi agenda kerjanya pada 18 hingga 21 Juni 2026.
Mereka berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Pelita Harapan, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sanata Dharma, dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).
Dalam perjalanan tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah wilayah, antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Salah satu agenda yang ditinjau secara langsung adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
IKM FIB UI membenarkan bahwa Daffa Ulhaq merupakan mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Namun, organisasi menegaskan keikutsertaan yang bersangkutan tidak berkaitan dengan mandat kelembagaan mahasiswa FIB UI.
"Namun, kehadiran, partisipasi, maupun penggunaan atribut kampus berupa jaket almamater Universitas Indonesia oleh yang bersangkutan dalam agenda kenegaraan tersebut dilakukan dalam kapasitas personal dan sama sekali tidak mewakili sikap IKM FIB UI, BEM FIB UI, maupun seluruh Himpunan Mahasiswa Departemen/Program Studi di lingkungan FIB UI," tulis IKM FIB UI, dikutip Selasa 23 Juni 2026.
Menurut mereka, seluruh aktivitas yang dilakukan Daffa Ulhaq selama agenda tersebut merupakan tanggung jawab pribadi atau berkaitan dengan pihak lain di luar organisasi kemahasiswaan fakultas.
IKM FIB UI juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut berada di luar koordinasi, persetujuan, maupun kewenangan lembaga kemahasiswaan yang ada di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya UI.
Di sisi lain, organisasi mahasiswa tersebut mengungkapkan bahwa saat ini tengah berlangsung penelusuran terkait berbagai aspek keberangkatan Daffa, termasuk afiliasi kegiatan, latar belakang keikutsertaan, hingga penggunaan atribut kampus selama agenda berlangsung.
"Kami menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada otoritas universitas melalui mekanisme yang berlaku agar dapat berjalan secara objektif dan berdasarkan fakta yang terverifikasi," tulis IKM FIB UI.





