Lantik 369 Kepsek, Munafri: Jangan Ada Praktik Titip Siswa

celebesmedia.id
12 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar resmi melantik dan mengukuhkan 369 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Tribun Lapangan Karebosi, Selasa (23/6/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting karena merupakan pengukuhan kepala sekolah secara massal pertama setelah sekitar satu dekade.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan para kepala sekolah yang baru dilantik akan menghadapi tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.

"Tugas berat dan tanggung jawab besar sudah menanti bapak dan Ibu di depan mata. Saat ini kita berada di era di mana tuntutan masyarakat terhadap transparansi publik sangat tinggi," kata Munafri.

Menurutnya, tugas utama yang harus segera dikawal adalah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 agar berjalan jujur, adil, dan transparan. Ia meminta seluruh kepala sekolah memastikan proses penerimaan peserta didik bebas dari segala bentuk penyimpangan.

Munafri menegaskan tidak boleh ada praktik titip-menitip maupun tindakan yang merugikan hak siswa untuk memperoleh pendidikan secara adil.

"Saya tidak ingin lagi mendengar ada riak-riak negatif. Tidak boleh ada budaya titip-menitip, praktik transaksional, atau bentuk kecurangan apa pun yang mencederai hak anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan secara adil," tegasnya.

Sebanyak 314 kepala sekolah SD dan 55 kepala sekolah SMP mengikuti pelantikan tersebut. Seluruhnya telah melalui tahapan seleksi yang mencakup uji kompetensi, wawancara, dan penelusuran rekam jejak secara objektif serta transparan.

Selain mengawal SPMB, Munafri juga meminta kepala sekolah mempercepat pelaksanaan program prioritas pendidikan, termasuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas perundungan.

Ia juga menyoroti pentingnya pembenahan data guru dan tenaga kependidikan. Menurutnya, akurasi data menjadi faktor penting dalam penyusunan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.

"Saya menuntut keseriusan penuh untuk membenahi, merapikan, dan memperbaiki data pegawai di satuan pendidikan masing-masing. Jadikan ini sebagai pekerjaan pertama yang harus segera dituntaskan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah untuk membentuk generasi masa depan yang berkualitas dan berkarakter.

Aliyah berharap para kepala sekolah mampu menjadi pemimpin yang inspiratif, profesional, serta menghadirkan inovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Makassar. Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.

Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh kepala sekolah dapat menjalankan tugas dengan integritas, dedikasi, dan semangat kolaborasi demi mendorong kemajuan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klaim Penyakit Tropis Tembus Rp41 Miliar, Bebani Keuangan Masyarakat!
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo di Hadapan Warga Nahdliyin: Kalau Belajar Politik, Harusnya dari NU
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Jateng Targetkan 1.000 Desa Wisata Baru, Daerah Ini Diminta Bersiap
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Sederet Bukti China Jadi Pemenang Sesungguhnya di Balik Perang AS-Iran
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Percepat Pengembangan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.