Jateng Targetkan 1.000 Desa Wisata Baru, Daerah Ini Diminta Bersiap

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong pengembangan pariwisata berbasis aglomerasi. Strategi tersebut diambil untuk mendongkrak perekonomian daerah dengan menghubungkan beberapa kabupaten dan kota dalam satu paket perjalanan.

Upaya penguatan dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan mengembangkan desa wisata.

“Sekitar seribu desa wisata dari kabupaten dan kota sudah kami koordinasikan untuk disiapkan dan direncanakan diluncurkan pada akhir tahun 2026,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Hanung Triyono, dikutip Selasa (23/6/2026).

Hanung menjelaskan bahwa 1.000 desa wisata itu disiapkan dalam upaya penguatan ekosistem pariwisata. Tak hanya itu, pihaknya juga tengah mengembangkan kalender event daerah untuk mengakomodir aneka agenda pariwisata di tiap daerah di Jawa Tengah.

Ekosistem tersebut nantinya akan didukung oleh sistem informasi digital. Sistem tersebut tak hanya berfungsi menjangkau wisatawan anyar, tetapi ikut menghubungkan sektor pariwisata daerah dengan sektor kuliner, ekonomi kreatif, hingga akomodasi.

“Harapannya wisatawan yang datang ke Jawa Tengah bisa melihat berbagai alternatif tujuan wisata yang saling terhubung dan dapat dikunjungi dalam beberapa hari sekaligus,” jelas Hanung.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memetakan beberapa wilayah yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis aglomerasi.

Beberapa wilayah tersebut antara lain Batang-Dieng-Temanggung yang berada di wilayah tengah, serta Brebes-Kota Tegal-Tegal-Pemalang di Pantura Barat, juga lima kawasan penopang Candi Borobudur.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan catatan khusus dimana rencana pengembangan sektor pariwisata itu diharapkan sejalan dengan upaya penguatan konektivitas wisata.

Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan alternatif pilihan bagi wisatawan yang melancong ke Jawa Tengah.

“Jangan sampai wisata yang kita bangun, tetapi infrastrukturnya tidak ada. Karena itu harus disiapkan dari sekarang,” ujar Luthfi.

Sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah, Luthfi menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026, pihaknya telah mengucurkan miliaran rupiah APBD untuk perbaikan jalan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah bagian Barat.

Di Kabupaten Brebes, anggaran sebesar Rp9,345 miliar dialokasikan untuk pemeliharaan rutin sepanjang 143 kilometer jalan provinsi.

Selain itu, Rp14,23 miliar disiapkan untuk peningkatan ruas Bumiayu–Salem dan Sirampog–Bumiayu, serta Rp9,39 miliar untuk rehabilitasi ruas Kersana–Bandungsari, Bandungsari–Pananggapan, dan Bandungsari–Salem.

Sementara itu, Kabupaten Pemalang dianggarkan untuk pemeliharaan rutin sebesarRp6,1 miliar. Kabupaten Pekalongan memperoleh alokasi Rp5,67 miliar untuk pemeliharaan rutin dan Rp5,27 miliar untuk peningkatan jalan pada ruas Wiradesa–Kajen.

Baca Juga

  • Jateng Kucurkan Rp38,2 Miliar untuk Perbaiki Jalan di Sragen
  • SPPG di Jateng Wajib Serap Telur dan Ayam Peternak Lokal untuk Program MBG
  • Dusun Semilir Renovasi Halte BRT Trans Jateng dan Sediakan Diskon Hingga 50%

Adapun untuk Kabupaten Batang mendapatkan anggaran pemeliharaan sebesar Rp5,06 miliar untuk ruas jalan sepanjang 76,99 kilometer.

Pada perkembangan lainnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-April 2026 mencapai 56,49 juta perjalanan.

Angka tersebut naik 2,90% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya (cumulative-to-cumulative/c-to-c). Kunjungan tertinggi ada pada bulan Maret dengan 20,01 juta perjalanan.

Kota Semarang, Kabupaten Banyumas, dan Kota Surakarta menjadi tiga destinasi dengan jumlah kunjungan wisatawan nusantara terbesar.

Masing-masing 4,7 ribu, 2,7 ribu, dan 2,6 ribu kunjungan. Sementara pertumbuhan kunjungan wisatawan terbesar tercatat di Kabupaten Kendal dengan 19,16% (c-to-c), Kabupaten Semarang 16,46% (c-to-c), dan Kabupaten Temanggung dengan 13,16% (c-to-c).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Dibuka Melemah Hari Ini, Investor Masih Menunggu Keputusan Penting MSCI
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Polda Jabar Bentuk Tim Gabungan untuk Buru Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung | BORGOL
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Janice awali langkah di Eastbourne, Aldila tampil di Bad Homburg
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Waduh, Dua Pabrik Komponen Otomotif Berpotensi Relokasi ke Vietnam
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Berencana Menambah Dana Transfer ke Daerah Hingga Rp90 Triliun pada 2027
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.