Anggota DPR Usul Regulasi Nasional Larang Perdagangan Daging Anjing-Kucing

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menyoroti kasus rabies di Indonesia yang dinilainya masih tinggi. Charles mengusulkan adanya regulasi nasional terkait pelarangan perdagangan daging anjing dan kucing.

Hal itu disampaikan Charles dalam Rapat Kerja dengan Kementerian Kesehatan RI, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026). Charles menyinggung pergerakan anjing dan kucing terfiltrasi dari rabies di Turki.

"Saya kan cukup sering ya, kalau ada anjing lewat, kucing lewat, kita ajak main gitu ya. Kita perhatikan memang di telinganya dikasih tag, Pak. Sehingga baik penduduk Kota Istanbul maupun wisatawan nggak khawatir ketika misalnya ada yang dicakar kucing, digigit anjing, ya. Nah, ini penting, Pak. Menurut saya bukan tidak mungkin kita mengurangi atau menghilangkan kasus rabies di Indonesia," kata Charles dalam rapat.

Baca juga: Waka Komisi IX DPR Minta Kejagung Verifikasi 41 Nama yang Disebut Sony Sanjaya

Charles pun menyinggung temuan kasus rabies di Turki maksimal dua selama setahun. Charles membandingkan data di Indonesia yang mana 122 orang dilaporkan meninggal dunia pada 2024 akibat rabies.

"Kita kita lihat datanya, saya tadi sempat cari-cari data di Turki kasus rabies berapa? Tidak lebih dari dua, maksimal, antara satu sampai dua. Sedangkan di Indonesia, angka yang meninggal dunia akibat rabies masih terdapat lebih dari 122 di tahun 2024," kata legislator PDIP ini.

"Angka 2025 saya belum dapat, tetapi ya kurang lebih di atas 100 kemungkinan. Nah sebetulnya pengendalian ini bisa dilakukan, asal pemerintah antar instansi ini bisa saling bekerja sama. Memang bukan sepenuhnya tugas dari Kementerian Kesehatan, tapi kan tadi bapak sudah sebutkan konsep One Health, bahkan sekarang bukan hanya One Health, One Health One Welfare, Bapak," tambahnya.

Waka Komisi IX DPR pun meminta Kementerian Kesehatan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian hingga Kemendagri mendata pergerakan anjing-kucing di RI. Ia berharap ada sistem pengendalian rabies seperti di Turki.

"Jadi saya berharap Pak Menteri ajak komunikasi Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, agar lebih banyak lagi daerah yang bisa meniru kota Istanbul di Turki, khususnya di Bali, Pak. Saya agak sedih ya, karena gini Bali ini memiliki satu jenis ras anjing yang bernama anjing Kintamani Bali yang sudah diakui oleh Federasi Kinologi Dunia," ujar Charles.

"Satu-satunya ras anjing dari Indonesia diakui di dunia internasional. Tetapi karena Bali ini masih masuk wilayah yang tidak bebas rabies sehingga pergerakan hewan, baik itu anjing, kucing ya, dan hewan-hewan lain yang dianggap bisa menularkan rabies itu tidak bebas keluar-masuk Bali," tambahnya.

Baca juga: Pimpinan Komisi IX DPR Dukung MBG untuk Siswa SMA Dievaluasi

Charles pun mengusulkan nantinya ada regulasi terkait larangan perdagangan daging anjing hingga kucing di Indonesia. Ia menyebut konsumsi daging tersebut meningkatkan risiko penyebaran rabies.

"Jadi Pak Menkes itu tadi ya, kita buatlah Indonesia bebas rabies dan saya yakin itu sangat bisa. Dan salah satunya menurut saya adalah membuat juga regulasi di tingkat nasional terkait dengan larangan terkait perdagangan daging anjing dan kucing, Pak. Karena mengonsumsi anjing dan kucing itu ternyata bisa menyebarkan rabies," kata dia.

Charles pun menyinggung aturan larangan itu sudah diberlakukan di Jakarta. Ia berharap provinsi lain bisa mengadopsi aturan tersebut.

"Dan di Jakarta, di DKI Jakarta, Provinsi DKI Jakarta sudah sudah menjadi provinsi pertama di bulan November yang lalu yang mengeluarkan Pergub larangan perdagangan daging anjing dan kucing untuk konsumsi. Jadi saya rasa ini bisa dibahas atau dipikirkan untuk dilakukan secara nasional ya Pak," imbuhnya.




(dwr/gbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian Kebudayaan Tingkatkan Literasi Pahlawan Nasional untuk Generasi Muda
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Api Muncul dari Ledakan, Tiga Rumah di Bondowoso Hangus Terbakar
• 20 jam laluberitajatim.com
thumb
Timnas Indonesia Punya 2 Keuntungan Besar di FIFA ASEAN Cup 2026, Manfaatkan!
• 22 jam lalubola.com
thumb
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Ini Rute Bus Transjakarta dan KRL Menuju Jakarta Fair 2026
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.