Entitas JP Morgan Borong 441,65 Juta Saham Emiten Boy Thohir-Saratoga (EMAS)

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Unit bisnis perbankan ritel dan komersial utama dari JP Morgan Chase & Co yaitu JP Morgan Chase Bank, National Association terpantau membeli 441,65 juta saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).

Transaksi jumbo tersebut dilakukan JP Morgan Chase Bank seiring dekatnya langkah EMAS masuk ke dalam bursa Hong Kong (SKEX). Sebelumnya EMAS telah menyelesaikan prospektus final kepada KHEX pada 16 Juni lalu untuk pencatatan sekunder dalam bentuk Hong Kong Depositary Receipts (HDR).

HDR merupakan sertifikat yang mewakili kepemilikan saham EMAS yang tetap disimpan di Indonesia, serupa dengan American Depositary Receipts (ADR) di bursa Amerika Serikat. dengan skema tersebut, yang diperdagangkan di Hongkong adalah HDR, bukan saham EMAS secara langsung.

JP Morgan Chase Bank tercatat memborong saham EMAS pada 18 Juni 2026 dalam tiga kali transaksi. Pertama, JP Morgan membeli 906.800 saham EMAS di harga Rp 7.027 per saham, sehingga transaksi itu mencapai Rp 6,37 miliar. 

Kemudian, JP Morgan Chase Bank membeli 831.400 saham dengan harga Rp 7.080 per saham, atau total Rp 5,88 miliar. Selanjutnya bank global ini memborong 441.577.000 saham EMAS, namun tidak diketahui harga per saham dari transaksi tersebut.

Usai transaksi jumbo itu, kepemilikan JP Morgan Chase Bank meningkat drastis dari 456,54 juta saham atau setara dengan 3,10% dari total EMAS yang beredar menjadi 898,19 juta atau setara dengan 6,10%, naik dua kali lipat.

EMAS dijadwalkan memulai proses bookbuilding kepada investor institusi internasional pada 17-23 Juni 2026. Menjelang dimulainya masa pemasaran, sejumlah cornerstone investor telah berkomitmen menyerap 49,9% dari total saham yang ditawarkan atau mencapai batas maksimum yang diperbolehkan berdasarkan ketentuan pencatatan di HKEX.

Penawaran global tersebut setara sekitar 7% dari modal ditempatkan EMAS setelah memperhitungkan pelaksanaan opsi greenshoe. Seluruh saham yang dilepas merupakan saham sekunder milik pemegang saham minoritas.

Sementara itu, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) selaku pemegang saham pengendali tidak akan melepas kepemilikannya dalam transaksi tersebut dan tetap mempertahankan seluruh sahamnya di EMAS. 

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke P. Abidin mengatakan dukungan investor global mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas aset, kemampuan eksekusi, dan prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan. 

"Komitmen investor global dalam transaksi ini mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas Tambang Emas Pani, kemampuan eksekusi perusahaan, serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang kami miliki," ujar Boyke dalam keterangan resminya, Rabu (17/6).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ditinggal Pemilik, Mobil Parkir di Minimarket Bogor Tiba-tiba Terbakar
• 22 jam laludetik.com
thumb
Mengapa Perempuan Berpendidikan Masih Sering Dianggap 'Sia-sia'?
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Banding Gugatan CLS Ijazah Jokowi Kandas, Pengadilan Tinggi Jateng Kuatkan Putusan PN Solo
• 15 jam laluokezone.com
thumb
HUT DKI Jakarta, Kemendagri Apresiasi Pemprov Jaga Stabilitas Inflasi
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Wall Street Menguat Tipis di Awal Pekan, Investor Cermati Negosiasi Timur Tengah
• 21 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.