HUT DKI Jakarta, Kemendagri Apresiasi Pemprov Jaga Stabilitas Inflasi

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta karena mampu menjaga stabilitas inflasi. Hal ini dia sampaikan saat pidato di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dalam rangka HUT DKI Jakarta ke-499, Senin (22/6/2026).

Akmal menyampaikan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa inflasi tahunan (year-on-year/yoy) DKI Jakarta pada akhir tahun 2025 tercatat 2,63%. Menurutnya hal ini berada dalam rentang sasaran pengendalian inflasi nasional.

Dia menyebut bahwa keberhasilan menjaga stabilitas inflasi tidak lepas dari peran jajaran Pemprov DKI Jakarta, DPRD, serta Bank Indonesia.

"Capaian ini tentunya menunjukkan kinerja yang sangat baik antara pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tim pengendalian inflasi daerah dan didukung oleh DPRD DKI Jakarta, Bank Indonesia serta instansi vertikal, serta pelaku usaha lainnya, serta dukungan masyarakat dalam rangka menjaga keterjangkauan harga pokok serta ketersediaan pasokan kebutuhan pokok masyarakat," katanya.

Selain mencatatkan capaian ekonomi yang positif, Jakarta juga menunjukkan kemajuan dalam kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman. 

Dia menjelaskan, sebagai rumah bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial, Jakarta dinilai telah mencerminkan budaya Indonesia yang beragam.

Baca Juga

  • Ucapkan HUT DKI Jakarta ke-499, KDM Kirim Karangan Bunga Berwarna Hitam dan Putih
  • Pemprov DKI Jakarta Gelar Program Padat Karya, Antisipasi Tekanan Ekonomi
  • Warkop DKI: Viralin Dong Resmi Tayang 11 Juni 2026, Cek Sinopsisnya

Dia berpandangan bahwa hal itu terlihat dari berbagai forum kerukunan umat beragama, kolaborasi lintas komunitas, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi penting dalam menjaga kohesi sosial masyarakat Ibu Kota.

Dia menilai semangat gotong royong dan kebersamaan terus tumbuh di tengah keberagaman, sehingga menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi pembangunan daerah. 

"Kita menyadari bahwa kemajuan suatu kota tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, diukur dari kemegahan infrastruktur semata atau tingginya investasi, tetapi juga kualitas dari kerukunan sosial yang mampu dijaga oleh masyarakatnya," ucapnya.

Menurutnya dengan modal tersebut Jakarta dinilai mampu menjaga harmoni di tengah dinamika sebagai kota metropolitan sekaligus menjadi cerminan keberagaman Indonesia.

Akan tetapi, dia mengungkapkan tantangan strategis yang perlu diperhatikan oleh Pemprov DKI, yakni ketahanan pangan karena daerah perkotaan sulit melaksanakan swasembada pangan.

"Bapak Presiden berkali-kali menyampaikan bahwasannya tantangan terbesar kita utamanya adalah persoalan ketahanan pangan. Negara tidak bisa dikatakan merdeka ketika dia belum merdeka di pangannya sendiri," tuturnya.

Dia mengingatkan bahwa Jakarta dengan jumlah penduduk yang besar memerlukan kebutuhan pangan yang tinggi. Namun, ketersediaan lahan pertanian semakin terbatas akibat perkembangan kawasan perkotaan. 

Pemerintah daerah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak melalui kebijakan, pendampingan, edukasi, fasilitas pemerintah, teknologi pertanian modern yang sesuai dengan karakteristik wilayah perkotaan. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Taufik Hidayat Penyekap Wanita Bandung Kerja Debt Collector
• 5 jam laludetik.com
thumb
Hal-hal yang Akan Terjadi Usai PM Inggris Mengundurkan Diri
• 13 jam laludetik.com
thumb
Pengemis Juga Kena Persaingan? Robot Terlihat “Mengemis” di Jalanan Tiongkok
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Usai Ditangkap, Berujung Tak Ditahan
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Kunjungan Kerja ke Jatim, Presiden Prabowo Akan Resmikan 1.151 km Jalan dan Hadiri Munas-Konbes NU
• 8 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.