REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Reputasi digital semakin menjadi faktor penting dalam persaingan industri asuransi seiring meningkatnya penggunaan layanan berbasis teknologi oleh masyarakat. Kemampuan perusahaan menjaga kepercayaan publik di ruang digital dinilai berpengaruh terhadap daya saing dan keberlanjutan bisnis.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menjadi salah satu perusahaan yang menempatkan penguatan merek digital sebagai bagian dari strategi transformasi perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan layanan digital dalam mengakses produk dan layanan keuangan.
- BP BUMN dan Danantara Targetkan Konsolidasi Asuransi BUMN Rampung 2026
- IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
- BRI Insurance dan PP PORDASI Luncurkan Asuransi Kecelakaan bagi Atlet Berkuda
Corporate Secretary Tugu Insurance Dudi Subekti mengatakan, penguatan reputasi digital dilakukan melalui pengembangan layanan berbasis teknologi serta peningkatan kualitas komunikasi dengan pelanggan.
“Kami bersyukur atas apresiasi yang diberikan. Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh insan Tugu Insurance dalam menghadirkan layanan yang didukung komunikasi digital yang efektif dan terpercaya,” ujar Dudi dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}Menurut Dudi, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga harus ditopang kinerja perusahaan yang sehat dan tata kelola yang baik.
“Reputasi digital yang kuat harus dibangun di atas fondasi kinerja yang sehat, tata kelola yang baik, inovasi berkelanjutan, serta kemampuan memberikan perlindungan optimal bagi nasabah,” kata Dudi.
Dalam laporan tahunan 2025, Tugu Insurance mencatat teknologi informasi menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan efisiensi operasional. Perseroan telah mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang mengintegrasikan proses bisnis korporasi dan ritel dalam satu sistem.
Pemanfaatan teknologi tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas layanan sekaligus memperkuat pengelolaan data dan proses bisnis perusahaan. Ke depan, perseroan juga akan meningkatkan pemanfaatan data, analitik, dan komunikasi digital guna mendukung pengembangan layanan serta menjaga daya saing di industri asuransi.
Penguatan reputasi digital menjadi salah satu tren yang berkembang di sektor jasa keuangan. Selain kualitas produk dan layanan, kemampuan perusahaan membangun kepercayaan melalui kanal digital kini menjadi faktor yang semakin diperhatikan oleh konsumen dalam memilih layanan asuransi.
Dalam ajang Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026, Tugu Insurance memperoleh lima penghargaan yang berkaitan dengan kinerja merek digital di sektor asuransi umum. Pengakuan tersebut mencerminkan semakin besarnya peran strategi digital dalam mendukung posisi perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.




