Didampingi Para Menteri, Prabowo Hadiri Penutupan Konbes-Munas PBNU 2026 di Bangkalan

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Bangkalan, Selasa (23/6/2026).

Prabowo yang menaiki Maung Putih tiba pukul 13.45 WIB bersama dengan iring-iringan dan disambut oleh simpatisan NU.

Menggunakan baju safari berwarna cokelat dan songkok hitam, berkacamata hitam, Prabowo sempat melambaikan tangan untuk menyapa para jemaah NU.

Baca juga: Prabowo Tiba di Bangkalan Jatim, Hadiri Munas dan Konbes NU 2026

Selain Prabowo, dalam siaran langsung Konbes dan Munas PBNU yang disiarkan dalam kanal YouTube NU Online, terlihat sejumlah tokoh pejabat negara telah hadir pada pukul 13.40 WIB di Institut Agama Islam Syachona Muhammad Cholil.

Mereka ada Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, lalu Menteri Agama.

Lalu ada Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri PPPA Arifatul Choiri, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Baca juga: Prabowo Versus Subianto

Terlihat juga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Panglima TNI Agus Subiyanto.

Munas-Konbes PBNU

Untuk diketahui, kegiatan Konbes-Munas merupakan ajang musyawarah tertinggi kedua setelah Muktamar NU.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Berlangsung di Pondok Ploso mulai 20-23 Juni 2026 dengan jumlah peserta maupun penggembira mencapai 1.000 orang yang datang dari segenap penjuru Indonesia.

Kegiatannya tidak hanya membahas persiapan pelaksanaan hajat terbesar organisasi yaitu Muktamar, tetapi juga membahas isu-isu keagamaan, kenegaraan, maupun kemasyarakatan.

Baca juga: Kritik Pemerintahan Prabowo Boleh, Gerindra: Yang Jadi Masalah Ingin Menghancurkan

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria di Semarang Ngaku Intel lalu Rampas Motor Mahasiswa, Diciduk Polisi
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Datangi Komnas Perempuan, Sarwendah Pilih Bungkam dan Langsung Ingin Bertemu Anak-anak
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Kronologi Siswa SMA di Surabaya Meninggal Dicelurit saat Konvoi Ultah Persebaya, Niat Melerai Berujung Maut
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Investor Wait and See, IHSG Diuji MSCI Review hingga Parade IPO
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Airlangga Hartarto: Bea Masuk 0 Persen untuk LPG Industri Petrokimia dan Bahan Baku Plastik
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.