Kemenhub Akui Kenaikan BBM Berpotensi Menaikkan Biaya Logistik

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai berpotensi meningkatkan biaya logistik nasional. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui perubahan harga energi akan memengaruhi biaya distribusi barang, meskipun hingga saat ini belum menerima keluhan langsung dari pelaku usaha.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan sektor logistik tidak dapat sepenuhnya terlepas dari dampak kenaikan BBM karena biaya transportasi merupakan salah satu komponen utama dalam rantai distribusi barang dan jasa.

"Tentunya pasti berdampak kalaupun ada kenaikan. Tapi dengan kondisi yang ada sekarang kita harus menyikapinya saja," ujar Dudy saat ditemui di Kementerian Keuangan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, setiap penyesuaian harga energi berpotensi meningkatkan biaya operasional transportasi yang pada akhirnya memengaruhi ongkos distribusi. Namun, pemerintah masih terus mencermati kondisi di lapangan untuk mengukur besaran dampak yang dirasakan dunia usaha.

Meski demikian, Dudy mengaku belum menerima laporan maupun keluhan dari pelaku usaha terkait tekanan biaya logistik akibat kenaikan harga BBM.

"Sejauh ini belum ada yang ke saya yang menyampaikan," katanya.

Ia menilai para pengusaha kemungkinan telah mengantisipasi berbagai risiko eksternal, termasuk fluktuasi harga energi dan dinamika ekonomi global yang dapat memengaruhi biaya operasional.

"Mungkin mereka sudah memperhatikan kondisi global dan sudah memperhitungkannya," ujar Dudy.

Baca Juga: BBM Naik Bukan Salah Dalam Negeri? Menkeu Ungkap Dampak Perang AS-Iran Picu Harga Minyak Dunia

Baca Juga: Pertamina Modernisasi 1.920 SPBU dan Perkuat Pengawasan Kualitas BBM

Sebagai informasi, pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM pada 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Kenaikan harga BBM tersebut menjadi perhatian pelaku usaha karena sektor transportasi memiliki kontribusi besar terhadap biaya logistik nasional. Setiap perubahan biaya distribusi berpotensi memengaruhi harga barang hingga tingkat konsumen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka Pusat 2026
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Scaloni Sanjung Mentalitas Messi Usai Bungkam Austria di Kualifikasi Piala Dunia 2026
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
JC Ditolak, Kejagung Tetap Telusuri Keterangan Sony Sonjaya
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Ruben Onsu Bertemu dengan Anak-anaknya Sebelum Berangkat Umrah, sang Presenter Sempat Sambangi KPAI
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Baleg DPR dan Pemerintah Sepakat Bahas RUU Pusat Finansial Internasional
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.