Grid.ID - Perselisihan antara Sarwendah dan Ruben Onsu terkait hak asuh serta pola pengasuhan anak masih terus berlanjut. Situasi semakin menjadi perhatian publik setelah kedua belah pihak diketahui sama-sama mengambil langkah dengan melaporkan persoalan tersebut ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Di tengah berbagai isu yang berkembang, pihak Sarwendah menegaskan siap memberikan penjelasan lengkap atas berbagai tudingan yang dilayangkan oleh Ruben Onsu. Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah disebut telah menyiapkan sejumlah bukti untuk memperkuat penjelasan yang akan disampaikan dalam proses di KPAI.
Menurut Chris, seluruh dokumen maupun bukti pendukung telah dipersiapkan guna memberikan gambaran yang utuh mengenai situasi yang sebenarnya terjadi.
“Atas laporan yang kami lakukan dan terkait laporan yang mereka lakukan semuanya akan kami siapkan seluruh bukti untuk memberikan penjelasan sejelas-jelasnya,” ujar Chris Sam Siwu melalui pesan singkat pada Selasa (23/6/2026).
Meski demikian, pihak Sarwendah membantah tuduhan yang menyebut kliennya sengaja menghalangi hubungan Ruben dengan anak-anak mereka.
Chris Sam Siwu secara tegas menyatakan bahwa selama ini tidak pernah ada upaya untuk mempersulit Ruben Onsu bertemu dengan buah hatinya. Menurutnya, permasalahan yang terjadi lebih berkaitan dengan pola komunikasi antara kedua orang tua yang belum menemukan titik kesepahaman.
“Terkait isu mempersulit RO ketemu anak saya bantah keras. Bahwa tidak pernah klien kami mempersulit RO ketemu anak, yang terjadi adalah komunikasi belum pas saja antara ibu dan bapaknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Chris juga menyampaikan bahwa pihaknya menghargai langkah penyelesaian yang ditempuh melalui lembaga resmi seperti KPAI. Menurutnya, kehadiran lembaga tersebut dapat membantu memberikan ruang penyelesaian yang lebih objektif dan berorientasi pada kepentingan anak.
Sarwendah disebut berharap seluruh bukti yang nantinya disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi KPAI dalam melihat persoalan secara menyeluruh, tanpa hanya berfokus pada klaim dari salah satu pihak.
“Kami apresiasi penyelesaian dengan menggunakan lembaga-lembaga. Kami berharap dengan laporan kami dan mereka di KPAI semoga bisa ada solusi yang terbaik buat semua. Terutama demi kepentingan anak,” pungkasnya.
Hingga saat ini, perkembangan persoalan antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus menjadi perhatian publik. Di tengah berbagai perbedaan pandangan yang muncul, banyak pihak berharap proses penyelesaian dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang mengutamakan kondisi serta masa depan anak-anak mereka.(*)
Artikel Asli




