JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) mengungkapkan bahwa masih ada 120 jemaah haji Indonesia yang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Arab Saudi.
"Sudah tidak ada jemaah lagi di Mekkah kecuali yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Masih ada 120 jemaah yang dirawat," ujar Gus Irfan saat konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (23/6/2026).
Ia menyampaikan, jemaah akan dipulangkan jika sudah benar-benar dinyatakan layak untuk terbang meski seluruh kloternya telah pulang.
Baca juga: Menhaj: 149.726 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Tersisa 130 Kloter di Madinah
"Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang. Sekalipun kloternya sudah pulang, pasti kita akan pulangkan selama dokter mengatakan sudah layak terbang," imbuhnya.
Menhaj menuturkan, seluruh fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah telah selesai dan situasi Mekkah sudah bersih dari jemaah haji Indonesia.
Karena sudah tak ada lagi jemaah di Mekkah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Mekkah telah selesai melaksanakan tugas mulia mereka.
"Hari ini kloter pertama dari petugas haji Daker Mekkah kita (pulang ke Indonesia)," ucapnya.
Sementara itu, jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat pada tahun ini mencapai 350 jemaah, lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
Baca juga: Ke Mana Setoran Awal Haji Dikelola? Ini Penjelasan BPKH
"Tahun ini sampai hari ini ada 350 jemaah yang wafat. Ini jumlah yang cukup besar menurut kami, tapi alhamdulillah ini masih bisa di bawah tahun lalu, lebih dari 100 bedanya," kata Gus Irfan.
Gus Irfan menyebut jumlah jemaah haji yang meninggal ini merupakan suatu pencapaian, tetapi masih perlu evaluasi untuk pelaksanaan haji tahun depan.
"Walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kita akan segera perketat, perkuat lagi istitaah kesehatan bagi para jemaah kita," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang