Eks Hotel Sultan Bakal Disulap Jadi Area Sport Tourism Kelas Dunia

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Republik Indonesia tengah mematangkan rencana besar untuk mengubah wajah kawasan eks Hotel Sultan di Jakarta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kawasan yang memiliki nilai strategis tinggi ini diproyeksikan menjadi hub sport tourism terpadu dengan standar internasional.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa penataan ulang kawasan ini bertujuan untuk memperkuat integrasi antara sektor pariwisata, olahraga, dan ekonomi. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan area tersebut sebagai ikon baru Indonesia, mengingat lokasinya yang berada di dalam kawasan kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK).

Rosan menjelaskan bahwa operasional dan pengelolaan kawasan eks Hotel Sultan nantinya akan diserahkan kepada InJourney melalui The Meru (Meru Sanur). Namun, proses pengalihan ini masih menunggu penyelesaian sengketa hukum yang saat ini sedang ditangani oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

"Nanti kalau ini semua sudah selesai semua di Kemensetneg, tentunya pengelolaannya kita akan pakai InJourney, Meru, dan Meru juga sudah sangat baik," ujar Rosan yang dikutip Metro Siang, pada Selasa 23 Juni 2026.

Dalam rangka menghadirkan konsep yang lebih modern dan terintegrasi, Rosan membuka kemungkinan bahwa bangunan lama Hotel Sultan akan dibongkar. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa fungsi akomodasi atau perhotelan akan tetap dipertahankan di kawasan tersebut, namun dengan bentuk dan konsep yang diperbarui.
  Baca juga: Aset Ex Hotel Sultan Mulai Dipindahkan ke Gudang Cikarang
Transformasi ini tidak hanya sekadar pemugaran fisik, tetapi juga peningkatan fasilitas agar sesuai dengan standar kelas dunia (world-class standard). Lebih lanjut, Rosan menyampaikan, bahwa arahan dari Presiden Prabowo akan menjadikan kawasan eks Hotel Sultan sebagai ikon baru Indonesia. Karena berada di dalam kawasan Gelora Bung Karno, pengembangannya juga diarahkan untuk memperkuat konsep sport tourism.

Pengembangan kawasan eks Hotel Sultan diharapkan mampu menciptakan sentral ekonomi baru di Jakarta. Dengan mengintegrasikan fasilitas olahraga bertaraf internasional dengan kegiatan komersial dan pariwisata, pemerintah optimistis kawasan ini akan menarik lebih banyak investasi dan kunjungan wisatawan mancanegara.

“Jadi tetap ada GBK-nya, tetapi semuanya akan kita tingkatkan, kita sempurnakan menjadi standar internasional atau world class standard sehingga bisa menjadi sentral ekonomi baru di Jakarta,” jelas Rosan.

Dengan rencana transformasi menyeluruh ini, kawasan eks Hotel Sultan tidak lagi hanya dipandang sebagai area penginapan, melainkan bagian integral dari strategi nasional dalam memajukan industri pariwisata berbasis olahraga di Tanah Air.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekolah Sudah Dapat MBG, Guru Saleh Berharap Gajinya Setara UMR | DIPO INVETSIGASI
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
ROAST, Konsep Baru dari COOKS dengan Sajian Roast Beef dan Chicken Premium yang Wajib Dicoba!
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan: Uang Rakyat Harus Dilaksanakan Sebaik-baiknya
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Dulu Upah Rp 500 Ribu Per Jam, Kini Hartanya Rp 17,8 Miliar
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lapas Tulungagung Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni, Libatkan 7 Warga Binaan Bersertifikat
• 7 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.