Liputan6.com, Jakarta - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan kembali dirasakan manfaatnya oleh peserta yang membutuhkan layanan kesehatan. Salah satunya dialami Puteri Awalia (28), yang memperoleh penanganan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) akibat komplikasi pada kehamilan berisiko tinggi.
Puteri menuturkan, dirinya rutin menjalani kontrol di Poli Alergi Imunologi RSCM karena memiliki kondisi medis yang memerlukan pemantauan berkala. Dalam salah satu kunjungan tersebut, ia memberi tahu dokter bahwa dirinya sedang mengandung dengan usia kehamilan sekitar delapan minggu.
Advertisement
"Ketika kontrol rutin di Poli Alergi Imunologi, saya menyampaikan kepada dokter bahwa saya sedang hamil kurang lebih delapan minggu. Karena kondisi saya termasuk kehamilan berisiko tinggi, lalu dokter kemudian merujuk saya ke Poli Fetomaternal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Atas rujukan tersebut, Puteri menjalani pemeriksaan lanjutan di Poli Fetomaternal. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk ultrasonografi (USG) transvaginal untuk memastikan kondisi kehamilannya.
"Saat pemeriksaan, dokter melakukan USG transvaginal dengan sangat teliti. Proses pemeriksaannya cukup lama, kurang lebih sekitar satu jam, karena dokter berusaha memastikan kondisi janin dan mencari denyut jantung janin yang ada diperut saya," kenangnya.




