Muhammad Makhmud Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo membeberkan sejumlah faktor yang menyebabkan rusaknya jalanan di Kabupaten Sidoarjo.
Menurutnya, salah satu penyebab rusaknya ruas jalanan di Kabupaten Sidoarjo adalah karena usia aspal yang sudah tua.
Makhmud menjelaskan, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sidoarjo belum pernah dilakukan perbaikan total. Hanya diberlakukan overlay atau peningkatan pada area yang rusak.
“Memang usia jalan kita itu belum pernah dilakukan perbaikan secara total, hanya melalui overlay atau peningkatan pada spot-spot yang rusak,” katanya kepada suarasurabaya.net, Selasa (23/6/2026).
Selain karena usia, penyebab jalanan rusak juga disebabkan oleh tonase kendaraan.
“Kabupaten Sidoarjo ini seperti penghubung untuk wilayah-wilayah lainnya, ya. Kita tahu banyak kendaraan pengiriman yang selalu melintasi Sidoarjo, baik dari arah utara ke selatan, maupun sebaliknya,” ungkapnya.
Selanjutnya, curah hujan tinggi pun tercatat sebagai faktor yang membuat jalanan di Sidoarjo rusak. Dan yang terakhir yakni, terbatasnya saluran air.
“Jadi Sidoarjo ini kan daerah delta ya, sehingga rawan genangan. Ditambah lagi, memang kami belum memiliki saluran air yang proper untuk mengalirkan genangan agar tidak bertumpuk di satu tempat dan mengakibatkan jalanan rusak,” jelasnya.
Adapun Makhmud mengatakan kalau terkahir kali dilakukan evaluasi besar-besaran terhadap ruas jalan di Sidoarjo, dilakukan pada lima tahun lalu. Termasuk, perbaikan jalan secara total.
“Makanya sekarang ini mulai masif kami lakukan perbaikan. Sehingga 2029 mendatang dipastikan seluruh ruas jalan di Sidoarjo sudah dalam kondisi sangat baik,” tutupnya. (adv/kir/saf/ipg)




