WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan membereskan masalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menolak angkat kaki dari wilayah Lebanon.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump seiring kekhawatiran bahwa Israel akan menghalangi perdamaian di Lebanon yang dituntut Iran dalam perundingan dengan AS.
Donald Trump tidak menjelaskan secara spesifik tindakan apa yang akan diambil AS terkait Netanyahu. Presiden AS itu sebatas mengatakan dirinya mampu mengatasi masalah terkait Israel.
"Saya seorang pemecah masalah, saya menyelesaikan masalah dengan sangat cepat, termasuk dengan Bibi (Netanyahu)," kata Trump dikutip Associated Press, Senin (22/6/2026).
Baca Juga: AS Klaim Israel dan Hizbullah Sepakat Gencatan Senjata, tapi Masih Saling Kirim Peringatan
Iran diketahui menuntut AS untuk memastikan Israel tidak melanggar gencatan senjata di Lebanon. Iran pun sempat mengumumkan kembali menutup Selat Hormuz pada akhir pekan lalu menyusul serangan Israel ke Lebanon.
Sebelumnya, dalam perundingan AS-Iran di Swiss, negosiator menyampaikan proposal pembentukan "deconfliction cell" untuk mengakhiri konflik di Lebanon.
Deconfliction cell ditujukan untuk menghentikan setiap operasi militer di Lebanon. Pemerintah Lebanon dilaporkan mendukung proposal tersebut.
Akan tetapi, pada Senin (22/6), Netanyahu mengaskan militer Israel tetap akan memiliki "kebebasan penuh" di Lebanon kendati AS dan Iran menyepakati MoU.
Netanyahu juga menolak menarik pasukan Israel di wilayah Lebanon yang diduduki.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- donald trump
- benjamin netanyahu
- israel
- lebanon
- pendudukan israel di lebanon





