Polisi Tangkap Taufik Hidayat di Majalaya Bandung

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jajaran Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap Yuvita Tri Rezeki di Kabupaten Bandung. Penangkapan dilakukan setelah sebelumnya pelaku masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kabar penangkapan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui akun media sosialnya. Pelaku ditangkap di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga
  • Termasuk Penganiayaan Berat, Komisi 3 Minta Pelaku Penyekapan di Cileunyi Dihukum Seberat-beratnya
  • Soal Penyekapan, Anggota DPD RI Sarankan Tujuh Langkah

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, penyidik berhasil mengamankan tersangka di wilayah hukum Polres Bandung.

“Polda Jabar menangkap pelaku penganiayaan dan penyekapan, Taufik Hidayat, di wilayah hukum Polres Bandung tepatnya di Majalaya,” kata Hendra, Selasa (23/6/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangkap pelaku. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Jawa Barat yang telah bekerja menangani kasus tersebut.

“Atas nama warga Jawa Barat, atas nama kemanusiaan, atas nama penegak hukum, atas nama nurani kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada bapak Kapolda Jabar dan seluruh jajaran yang dengan cepat menangkap pelaku Taufik Hidayat di Majalaya,” ujar Dedi.

Dedi berharap proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Semoga Taufik Hidayat mendapatkan hukuman setimpal sesuai perbuatannya yang melanggar batas kemanusiaan,” kata Dedi.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap Yuvita Tri Rezeki. Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan mengalami luka berat dan gangguan penglihatan hingga menyebabkan kebutaan.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Polisi juga terus mendalami kasus tersebut untuk melengkapi proses penyidikan dan mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Surabaya Banjir Saat Kemarau: Perpaduan Cuaca, Proyek Box Culvert, dan Air Laut Pasang
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Darah UMKM Masih Lesu Imbas Daya Beli dan Administrasi
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Hoaks! Prabowo instruksikan anak sekolah untuk main gim DOTA
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Investor Pemula Wajib Tahu! Ini Strategi Investasi Saham Online yang Menguntungkan
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Pemerintah Salurkan Stimulus Ekonomi, Cakup Bantuan Beras dan Subsidi Kedelai
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.