Melansir Antara, Selasa, 23 Juni 2026, IHSG dibuka turun 20,19 poin atau 0,33 persen ke level 6.096,50. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga melemah 2,01 poin atau 0,34 persen ke posisi 597,19.
Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar menjelang pengumuman MSCI Annual Market Classification Review yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026.
Baca juga: Penjelasan Indonesia Berpeluang Besar Pertahankan Status Emerging Market MSCI Investor masih wait and see Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,98 persen ke level 6.116,69 seiring sikap wait and see investor menjelang pengumuman MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026.
Selain itu, Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menjelasakan, pasar juga merespons sejumlah ketidakpastian terkait implementasi UU P2SK, termasuk wacana demutualisasi BEI yang berpotensi mengubah struktur kepemilikan dan tata kelola bursa ke depan.
"Fokus pasar hari ini tertuju pada hasil MSCI Annual Market Classification Review," kata tim riset dalam riset hariannya.
Tak hanya itu, investor juga akan mencermati rilis M2 Money Supply Indonesia serta perkembangan review peringkat kredit Indonesia oleh S&P Global.
Secara teknikal, menurut tim riset, IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan terbatas.
"Selama bertahan di atas area support 6.070-5.930, peluang rebound masih terbuka dengan target resistance 6.300-6.350," sebutnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)





