REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Jawa Tengah mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu terakhir. Selain soal kerugian, mereka menyesalkan tak ada pengumuman yang memadai dari PT PLN sebelum pemadaman dilakukan.
Baca Juga
- Industri di Kota Cimahi Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir
- Libur Sekolah, Pertamina Tambah Stok Pertalite Hingga 18 Persen di SPBU se-Jateng DIY
- Dari Gejayan Yogya, Ratusan Mahasiswa dan Warga Sipil Suarakan 10 Tuntutan ke Pemerintah
Loading...
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; } Advertisement




