Pelaku UMKM Gusar Hadapi Pemadaman Listrik, Mati Lampu dari Jam 10 Pagi Sampai 4 Sore

republika.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Jawa Tengah mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu terakhir. Selain soal kerugian, mereka menyesalkan tak ada pengumuman yang memadai dari PT PLN sebelum pemadaman dilakukan. 

Estri Pungkas Utama, seorang penjual jus di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mengaku telah beberapa kali terdampak pemadaman listrik dalam setidaknya sebulan terakhir. "Tapi yang paling sering mati (listrik) satu minggu terakhir. Kadang dari jam 10 pagi sampai 4 sore. Lebih seringnya dua sampai tiga jam pemadaman," ungkapnya ketika diwawancara, Senin (22/6/2026). 

Baca Juga
  • Industri di Kota Cimahi Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir
  • Libur Sekolah, Pertamina Tambah Stok Pertalite Hingga 18 Persen di SPBU se-Jateng DIY
  • Dari Gejayan Yogya, Ratusan Mahasiswa dan Warga Sipil Suarakan 10 Tuntutan ke Pemerintah
Dia mengatakan, pemadaman tersebut tentu berdampak besar pada usahanya. "Selama ini jika listrik mati usaha kami terhenti. Saya sebagai penjual jelas kecewa. Jadi bisa dibilang rugi, karena yang seharusnya dapat duit malah enggak jadi," ujarnya. 

Estri pun mengaku tak memperoleh pemberitahuan langsung jika hendak ada pemadaman listrik. "Untuk listrik ini sebenarnya ada apa? Kok bisa pemadaman bergilir terus-terusan? Kami rakyat kecil yang membayar pajak ugal-ugalan tapi dibuat susah mencari nafkah yang hanya untuk menyambung hidup," ucapnya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSSI Lanjutkan Program Naturalisasi, Bung Ropan Sarankan Bidik Pemain Muda untuk Timnas Indonesia 
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
SMAN 1 Mataram Jadi Wakil NTB di LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Alasan Menkes Usul Pasien TBC Dapat MBG: Gizi Cukup Bisa Percepat Pemulihan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Hore! Tiket Pesawat Domestik Kelas Ekonomi Bebas Pajak Selama Libur Sekolah
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Satu Dekade Perjanjian Paris, Pendanaan Bank Global ke Energi Fosil Tembus US$8,7 Triliun
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.