Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kasus kekerasan terhadap perempuan kembali mengguncang publik. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan korban kekerasan, masih ditemukan kasus-kasus yang memperlihatkan betapa rentannya seseorang ketika terjebak dalam hubungan yang penuh intimidasi dan penganiayaan.

Lebih memprihatinkan lagi, sebagian kasus kekerasan berlangsung dalam waktu yang lama tanpa terdeteksi lingkungan sekitar. 

Korban kerap hidup dalam ketakutan, mengalami tekanan psikologis, hingga kehilangan kemampuan untuk meminta pertolongan. Situasi seperti ini menjadi tantangan besar bagi aparat penegak hukum dan lembaga perlindungan korban.

Kasus yang menimpa Yuvita Tri Rezeki (29) di Kabupaten Bandung menjadi salah satu contoh yang menyita perhatian publik. 

Perempuan tersebut diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan berat oleh kekasihnya sendiri selama bertahun-tahun. 

Kondisi korban yang mengalami luka serius membuat Polda Jawa Barat membentuk tim khusus hingga menggandeng perusahaan teknologi global Meta Platforms untuk membantu pelacakan pelaku.

Jejak Digital Pelaku Diburu, Polda Jabar Gandeng Meta Platforms

Sebelum akhirnya berhasil ditangkap, pelaku berinisial TH atau Taufik Hidayat (30) sempat menjadi buronan kepolisian. Polda Jawa Barat bahkan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan mengerahkan sejumlah satuan untuk mempercepat pencarian.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Meta Platforms, perusahaan yang mengelola berbagai platform media sosial, guna menelusuri aktivitas digital pelaku.

"Kita bekerja sama juga dengan pihak luar negeri, ya itu di bidang siber, Meta, ya yang mengelola atau menguasai data di media sosial itu kita melakukan kerja sama. Untuk bisa mendeteksi juga dari media sosial sehingga bisa menunjukkan keberadaan yang bersangkutan," kata Rudi saat berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Selasa (23/6/2026).

Selain melibatkan tim siber, Polda Jabar juga mengerahkan personel dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Reserse Kriminal Khusus, hingga Direktorat Reserse Narkoba. Koordinasi juga dilakukan bersama Bareskrim Polri untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

"Ini tim sudah dibentuk semuanya, tim yang bergerak dalam dugaan narkoba kami buat tim untuk mendeteksi, menelusuri potensi untuk keterlibatan pelaku di narkoba. Siber, kami juga untuk mendalami di bidang siber, kriminal umum, kriminal khusus dan pekerjaan segala macamnya," ujar Rudi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD
• 12 jam laluberitajatim.com
thumb
Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Disidang, IPW: Jaksa Harus Berani Buktikan Dakwaan
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Akui Syok Lihat Kebocoran Kekayaan Negara, Tegaskan Pemerintah Harus Bersih dari Korupsi
• 19 jam laluberitajatim.com
thumb
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
5 Benda di Rumah yang Paling Sering Tertelan Balita, Orang Tua Wajib Waspada
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.