HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Timnas Inggris dan Ghana berakhir tanpa gol. Padahal Inggris mendominasi penguasaan bola hingga 88 persen. Strategi parkir bus Ghana bikin Inggris frustrasi.
Laga yang digelar di Boston Stadium, Foxborough, Amerika Serikat pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB itu menunjukkan betapa kokohnya pertahanan Ghana. Mereka sukses menahan serangan Inggris hingga skor 0-0 bertahan hingga peluit akhir.
Inggris langsung mengambil kendali sejak menit awal, memaksa Ghana bertahan di wilayahnya sendiri.
Tim Tiga Singa mengalirkan bola dari sisi ke sisi melalui bek tengah dengan sabar mencari celah di lini pertahanan lawan. Pada menit ke-10, Declan Rice melakukan penetrasi di tengah lapangan dan mengoper ke Jude Bellingham yang mencoba kombinasi satu-dua dengan Harry Kane, namun berhasil dipatahkan pertahanan Ghana.
Meski Inggris mencatatkan penguasaan bola mencapai 88 persen, Ghana tetap tampil disiplin dengan seluruh pemain bertahan rapat di belakang bola dan hanya sesekali mengandalkan serangan balik. Laga juga sering terhenti karena pelanggaran yang terjadi di beberapa kesempatan.
Babak kedua dimulai tanpa pergantian pemain. Ghana justru mendapat peluang pertama pada menit ke-50 melalui Senaya yang menerima umpan panjang dari Adjetey, namun penyelesaian akhirnya gagal karena tekanan dari Spence.
Inggris berusaha meningkatkan tempo, dengan beberapa peluang dari sisi kiri dan situasi bola mati, seperti tendangan bebas Rice yang menemukan Anderson. Namun, sundulan Anderson membentur tubuh Sibo dan percobaan berikutnya melambung di atas mistar.
Ghana sempat membuat kubu Inggris cemas pada menit ke-67 ketika Adu berlari menyambut umpan terobosan, namun wasit menilai pelanggaran terhadap kiper Pickford sehingga peluang tersebut gagal dimanfaatkan.
Memasuki fase akhir, Ghana beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat dan nyaris unggul pada menit ke-79 saat Adu berhadapan dengan Pickford setelah kesalahan Eze.
Inggris membalas dengan peluang emas yang gagal dimanfaatkan, termasuk penyelamatan gemilang kiper Ghana Benjamin Asare dari tembakan Saka pada menit ke-86, sundulan O’Reilly yang membentur mistar, serta sapuan Fatawu di garis gawang pada masa injury time. Pertandingan akhirnya berakhir imbang tanpa gol.
Hasil tersebut membuat Inggris mengumpulkan empat poin dan tetap berada di posisi pertama klasemen Grup L, sementara Ghana juga mengantongi empat poin di posisi kedua.
Pertahanan kompak Ghana menjadi kunci utama dalam menahan dominasi Inggris, sementara Inggris harus mengevaluasi efektivitas serangan mereka yang kurang mampu menembus pertahanan lawan meski menguasai bola secara signifikan.
Susunan Pemain
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Reece James, Ezri Konsa, Marc Guehi, Djed Spence; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.
Pelatih: Thomas Tuchel
Ghana (4-3-3): Benjamin Asare; Marvin Senaya, Jerome Opoku, Jonas Adjetey, Gideon Mesnah; Caleb Yiryenki, Thomas Partey, Kwasi Sibo; Inaki Williams, Jordan Ayew, Antoine Semenyo.
Pelatih: Carlos Queiroz





