JAKARTA, KOMPAS.com - Dua kebakaran terjadi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (24/6/2026) dini hari.
Kedua peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik.
Kebakaran pertama terjadi di Jalan Robusta Raya, Duren Sawit, sekitar pukul 03.54 WIB.
Baca juga: Pemadaman Kebakaran Toko Material di Setiabudi Sempat Terkendala Kabel Menjuntai Rendah
Objek yang terbakar adalah dua petak kontrakan.
Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan api diduga berasal dari korsleting listrik saat penghuni sedang tertidur.
"Diduga konsliting listrik, penghuni saat itu sedang tertidur di dalam kontrakan, tiba-tiba melihat api sudah membesar," kata Abdul Wahid saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu.
Baca juga: Kebakaran Toko Material di Setiabudi Jaksel Diduga akibat Korsleting
Berdasarkan informasi, api pertama kali terlihat dari bagian teras kontrakan sebelum dengan cepat membesar.
Para penghuni kemudian segera melapor ke petugas pemadam kebakaran.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun lima jiwa terdampak akibat kebakaran itu.
Baca juga: Kebakaran Toko Material di Setiabudi Jaksel Padam, Damkar Sempat Terkendala Sumber Air
"Untuk pengarahan personel 60 orang dengan 12 unit mobil pemadam, awal pemadaman pukul 04.15 WIB dan selesai pukul 05.55 WIB," katanya.
Kebakaran kedua terjadi di lokasi berbeda, yakni di Jalan Laut Banda, Duren Sawit, pada Rabu sekitar pukul 03.39 WIB.
Objek yang terbakar adalah sebuah rumah tinggal.
Baca juga: Kebakaran Toko Material di Setiabudi Jaksel, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Abdul Wahid menyebut, rumah tersebut mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun delapan kepala keluarga dengan total 18 jiwa terdampak.
"Objek terbakar tempat tinggal, kerugian diperkirakan sekitar Rp 200 juta untuk korban jiwa tidak ada, sedangkan yang terdampak 8 kepala keluarga dengan 18 jiwa," jelas Wahid.
Ia juga menduga kebakaran tersebut dipicu korsleting listrik yang kemudian diperparah oleh banyaknya barang mudah terbakar di dalam rumah.
Baca juga: Detik-detik Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang: Ledakan Keras Terdengar, Api Merambat Cepat
"Diduga karena listrik, penyalaan membesar karena banyak barang barang mudah terbakar dan warga langsung melaporkan ke pos duren sawit," ungkapnya.
Untuk proses pemadaman, Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 70 personel dan 14 unit mobil pemadam kebakaran.
"Untuk pemadaman awal pukul 03.44 WIB, selesai pemadaman Pukul 05.32 WIB," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




