PBNU Siapkan Ekosistem Inovasi Digital untuk Santri dan Nahdliyin

okezone.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendorong ekosistem inovasi digital di kalangan santri dan kader Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini sejalan dengan visi transformasi yang diusung Ketua Umum PBNU, Kiai Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

“PBNU melakukan sosialisasi dan diskusi di berbagai daerah untuk menyebarluaskan gagasan inovasi sekaligus menghimpun ide-ide kreatif dari kader-kader NU,” ujar Sekretaris Lakpesdam PBNU Ufi Ulfiah, dikutip Selasa (23/6/2026).

“Kami ingin menghimpun ide-ide kreatif, aksi-aksi inovatif yang dimiliki kader-kader NU. Nantinya berbagai gagasan itu akan menjadi bagian dari Nahdliyin Innovation Summit (NIAS) 2026," lanjutnya.

Baca Juga :
Prabowo di Hadapan Warga Nahdliyin: Kalau Belajar Politik, Harusnya dari NU

Teh Ufi  -- panggilan akrabnya -- menambahkan, NIAS diharapkan menjadi platform yang mempertemukan kader-kader NU pemilik gagasan dan inisiatif kreatif dengan publik serta berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, inovasi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan individu, melainkan memerlukan ekosistem pendukung agar ide-ide tersebut dapat berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas.

"Kader Nahdliyin memiliki banyak ide kreatif dan inovatif. Yang dibutuhkan adalah ekosistem yang mendukung agar kreativitas dan inovasi itu bisa tumbuh," ujarnya.

Baca Juga :
Prabowo Berkelakar di Munas NU: di Istana Ulama Patuh pada Saya

Rektor ITB Tuban ini melanjutkan, dengan jumlah warga yang sangat besar, NU membutuhkan platform yang efektif dan efisien.

“Hal ini untuk memperkuat kolaborasi, pengembangan gagasan, serta pemanfaatan teknologi digital,”pungkasnya.

 

Baca Juga :
Kunjungan Kerja ke Jatim, Presiden Prabowo Akan Resmikan 1.151 km Jalan dan Hadiri Munas-Konbes NU


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bibir YTR Sampai Rusak Parah, Taufik Hidayat Ngakunya Cuma Hajar Pakai Helm
• 41 menit lalutvonenews.com
thumb
Dentuman Gandang Tasa Hidupkan Tradisi Tabuik di Pariaman
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polisi Sebut Taufik Hidayat, si Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Sempat Kabur ke Tangerang
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Rupiah Dibuka Lesu Rp17.959 per Dolar AS, MSCI hingga Ancaman PHK Massal Jadi Pemicu
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekonom Minta Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen agar MBR Tetap Mampu Mencicil
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.