Ronaldo: Tuhan Membantu Mereka yang Bekerja Keras, Ini Minggu yang Sulit, Kritik Sangat Keras ke Saya

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, HOUSTON—Cristiano Ronaldo plong. Dua golnya ke gawang Uzbekistan membuat Portugal menang 5-0.

Ia pun berbicara panjang lebar setelah pertandingan. Soal reaksinya, tekanan yang dialami, serta bagaimana ia mampu bangkit.

“[Apakah saya berteriak ‘Saya kembali’ di akhir pertandingan?] Itu hanya agar Anda tidak lupa! Selalu merespons seperti itu, selama 23 tahun seperti itu. Saya sangat senang, tetapi yang terpenting adalah kerja keras tim, kepercayaan diri yang kami miliki,” katanya di situs FPF.

“Kami menerima banyak pukulan selama seminggu, kami tahu itu akan terjadi. Tim bekerja dengan sangat baik, kami banyak berkembang. Ada kejahatan yang datang untuk kebaikan,” lanjutnya.

Soal pencapaian pribadinya, ia berkata, “Berbicara tentang saya, rekor, selalu menyenangkan untuk memecahkannya. Tujuan saya adalah membantu Tim Nasional. Pertama adalah lolos dari babak penyisihan grup. Saya pikir, dengan 4 poin, kami sudah melakukannya. Saya sangat senang.”

Ia menegaskan semua ini berkat kerja keras. “Tuhan membantu mereka yang bekerja keras. Saya tahu rekan-rekan setim saya juga akan membantu. Itu adalah minggu yang sulit, minggu yang kelam, rasanya seperti saya sudah pensiun dari sepak bola. Tetapi saya bertahan, seperti yang selalu saya lakukan, karena saya lebih percaya pada kerja keras daripada apa pun,” ujarnya.

“Itu sulit, saya harus mengakui, tetapi kami kembali. Saya sering berbicara dengan rekan-rekan setim saya. Semua yang hal-hal buruk yang datang dari luar tidak mungkin dikendalikan.  Kebajikan besar adalah pengendalian diri. Itulah yang saya coba lakukan,” tegasnya.

CR7 mengakui banyak kritik padanya. “Ini adalah minggu yang sulit. Kritiknya sangat keras, terutama terhadap saya… tetapi setelah 24 tahun berkarier, saya bisa mengatasinya dengan baik. Kritik selalu menghadirkan peluang untuk perbaikan. Kami berlatih keras, fokus, dan yang terpenting adalah mereka yang ada di sini, keluarga kami. Banyak hal buruk datang dari luar,” ungkapnya.

“Saya senang mencetak gol, tetapi yang terpenting adalah tim. Para pemain saling berdekatan. Itulah yang kami inginkan. Kami tahu bahwa jika kami bermain seperti ini, sangat sulit untuk menghentikan kami,” tandasnya. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiongkok Dukung Peran Indonesia Jaga Stabilitas Kawasan
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pergantian PM Inggris, Keir Starmer Gelar Pertemuan Perdana dengan Andy Burnham
• 4 jam lalumatamata.com
thumb
Uji Nurdin Suka Prancis, tapi Jagokan Argentina Juara Piala Dunia
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Polisi Cek Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar di Bandung
• 18 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Blak-blakan Ada yang Tak Mau RI Bangkit: Saya Bicara Apa Adanya
• 3 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.