Korea Selatan (Korsel) menahan seorang tentara Korea Utara (Korut) yang nekat menerobos ke perbatasan yang dijaga ketat pekan ini. Aksi tentara Korut ini diyakini sebagai pembelotan.
"Militer mengamankan seorang tentara Korea Utara di perbatasan bagian tengah pada Selasa (23/6) malam, dan otoritas terkait saat ini sedang menyelidiki detailnya," kata Kepala Staf Gabungan Korsel dalam pernyataan kepada media, seperti dilaporkan Yonhap dan dilansir AFP, Rabu (24/6/2026).
Puluhan ribu warga Korut telah melarikan diri ke Korsel sejak Semenanjung Korea terbagi oleh perang yang berkecamuk pada tahun 1950-an silam.
Sebagian besar warga Korut itu nekat melintasi jalur darat ke negara tetangga China terlebih dahulu, kemudian memasuki negara ketiga seperti Thailand, sebelum akhirnya sampai ke wilayah Korsel.
Pembelotan melintas perbatasan darat yang membagi Semenanjung Korea relatif jarang terjadi, karena sebagian besar area tersebut merupakan hutan lebat dan dipenuhi ranjau darat, serta dipantau ketat oleh tentara di kedua sisi perbatasan.
Warga Korut yang membelot biasanya diserahkan kepada badan intelijen Seoul untuk menjalani pemeriksaan setelah tiba di wilayah Korsel.
(nvc/ita)





