Bisnis.com, DENPASAR – Badan Pusat Statistik mencatat belanja wisatawan mancanegara di Bali dalam satu hari rata-rata Rp2,11 juta per hari selama 2025.
Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan menjelaskan pengeluaran tersebut naik Rp60.190 dibandingkan dengan pengeluaran wisman selama 2024. Sedangkan pengeluaran wisatawan nusantara di Bali dalam satu hari Rp2,02 juta atau naik Rp83.510 dibandingkan 2024 yang pengeluarannya Rp1,93 juta.
Walaupun meningkat secara belanja, lama menginap wisman di Bali pada 2025 turun 1,09 malam dari 12,98 malam menjadi 11,90 malam. Artinya selama 11 hari di Bali rata-rata pengeluaran wisman Rp23 juta.
Mayoritas pengeluaran wisman untuk akomodasi dengan rata-rata pengeluaran Rp10,18 juta. Kemudian makan dan minum Rp4,92 juta, belanja & cinderamata Rp2,92 juta, untuk hiburan Rp2,36 juta, transportasi lokal Rp1,3 juta, paket tur Rp830.000, sewa kendaraan Rp710.000, penerbangan domestik Rp560.000, kesehatan dan kecantikan Rp480.000.
"Pengurangan pengeluaran terbesar terjadi pada pengeluaran makan minum. Sedangkan penambahan pengeluaran terbesar terjadi pada pengeluaran untuk hiburan," jelas Hendrayana dikutip Rabu (24/6/2026).
Sebagai informasi, pengeluaran wisman dihitung menggunakan mata uang US$ melalui kegiatan Passenger Exit Survey (PES) yang dilakukan oleh BPS. Konversi mata uang US$ ke rupiah menggunakan rata-rata kurs JISDOR yang dirilis oleh Bank Indonesia dengan nilai kurs tahun 2024 sebesar Rp15.850 dan tahun 2025 sebesar Rp16.478.
Baca Juga
- Kemenpar Targetkan Kunjungan Wisman Capai 19,1 Juta pada 2027, Naik 10%
- Potret Pengeluaran Warga RI: Kelas Atas Masih Dominan, Kelas Bawah Mulai Naik
- Survei BI: Pengeluaran Konsumsi Masyarakat Terendah dalam 6 Tahun!
Penghitungan rata-rata pengeluaran dan lama kunjungan wisman untuk Provinsi Bali merupakan nilai rata-rata dari wisman yang kunjungan utamanya ke Bali, bukan wisman yang hanya berkunjung ke Bali.





