Jakarta, VIVA – Demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu ternyata mengakibatkan seorang perwira polisi mengalami cedera serius.
Kepala Bagian Perencanaan Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Adri Desas Furyanto, harus menjalani perawatan setelah mengalami patah tulang lutut saat bertugas pengamanan.
Insiden itu terjadi ketika AKBP Adri berupaya meredam situasi yang memanas saat pembakaran ban. Dirinya turun langsung untuk memadamkan api agar kondisi tidak semakin memburuk.
Namun upaya tersebut justru berujung petaka. Perwira menengah Polri itu terjatuh saat berada di lokasi dan mengalami cedera pada bagian kaki.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Reynold EP Hutagalung mengatakan hasil pemeriksaan medis menunjukkan AKBP Adri mengalami patah tulang lutut kanan.
“Yang bersangkutan di diagnosa Fraktur Patella Dextra (patah tulang lutut kanan),” tuturnya kepada wartawan, Rabu, 24 Juni 2026.
Saat ini, AKBP Adri masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk pemulihan lebih lanjut.
Peristiwa yang membuatnya terluka terjadi pada Senin, 22 Juni 2026. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan, situasi sempat memanas ketika pembakaran ban. Aparat kemudian berusaha mencegah agar tidak menimbulkan risiko yang lebih besar.
"Dan yang bersangkutan untuk berusaha memadamkan api, yang akhirnya yang bersangkutan terjatuh," kata Erlyn.





