KOMPAS.TV – Bibi korban penyekapan dan penganiayaan yang terjadi di Bandung, Jawa Barat, mendatangi Markas Polda Jawa Barat, Rabu pagi. Kedatangannya dilatarbelakangi rasa geram terhadap pelaku yang diduga telah menyekap dan menganiaya keponakannya selama bertahun-tahun hingga mengalami kondisi kesehatan yang memprihatinkan.
Erni Heryadi, bibi korban, mendatangi Gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Jawa Barat dengan harapan dapat bertemu langsung dengan tersangka yang saat ini ditahan di Mapolda Jawa Barat. Namun, keinginannya tersebut tidak diizinkan oleh pihak berwenang.
Erni mengaku masih sangat terpukul setelah melihat kondisi keponakannya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Ia mengaku terkejut melihat kondisi fisik korban yang mengalami luka serius akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku.
Menurut Erni, tindakan yang dilakukan tersangka telah memberikan dampak besar terhadap kesehatan dan masa depan korban. Karena itu, ia berharap proses hukum berjalan secara maksimal dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan dalam kondisi penuh luka dan diduga menjadi korban penyekapan serta penganiayaan oleh kekasihnya. Saat ini, tersangka telah diamankan dan menjalani proses hukum di Polda Jawa Barat.
Keluarga korban berharap proses penyidikan dapat berjalan tuntas sehingga seluruh fakta dalam kasus tersebut terungkap dan korban memperoleh keadilan.
#BudidayaNila #UsahaMandiri #EkonomiKerakyatan
Baca Juga: Kasus Penyekapan Wanita di Bandung, Polda Jabar Ungkap Hasil Visum Korban
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- penyekapan
- jabar
- bandung
- wanita
- taufikhidayat
- sapasiang





