Grid.ID - Nama Dedi Mulyadi Kembali menjadi perbincangan publik usai mengadakan sayembara dengan hadiah uang Rp250 juta untuk yang menemukan Taufik Hidayat. Berikut ini profil KDM.
Dedi Mulyadi atau yang kerap disapa KDM memang menjadi perhatian publik akhir-akhir ini. Dirinya menggelar sayembara berhadiah uang untuk menemukan Taufik Hidayat, pelaku yang menyekap pacarnya hingga 3 tahun.
Dikutip dari Tribun-Video pada Rabu (24/6/2026), langkah itu ia ambil usai menjenguk YTR, korban penyekapan tersebut. Dirinya menggelar sayembara agar pelaku segera tertangkap.
Hal itu ia lakukan lantaran merasa sakit hati melihat korban harus menanggung luka yang sangat parah. Terlebih, kini korban tak bisa melihat dengan normal.
Dirinya juga mengaku sangat geram dengan pria tersebut. Ia pun rela menggelontorkan uang dengan nominal yang tak sedikit itu.
Sedangkan, dikutip dari KOMPAS.com pada Rabu (24/6/2026), pelaku akhirnya ditangkap di Majalaya. Dia ditangkap usai beberapa hari menjadi buronan.
Saat ini, polisi tengah menyelidiki pelaku. Tak hanya itu, akan dilakukan tes kejiwaan terhadap Taufik Hidayat.
Lalu, bagaimana profil Dedi Mulyadi sendiri? Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (24/6/2026), berikut ini profil KDM sang Gubernur Jawa Barat.
Dedi diketahui lahir di Subang, 11 April 1971. Ia merupakan putra dari seorang purnawirawan tentara dengan pangkat prajurit kader.
Masa kecilnya sangat sulit. Bahkan, dirinya hanya bisa makan dengan lauk bawang dan garam.
Hal ini terjadi lantaran sang ayah tak lagi bisa menjadi tulang punggung. Sedangkan, sang ibu lah yang akhirnya mengambil peran untuk mencari nafkah.
Dirinya sempat ingin masuk ke militer untuk melanjutkan profesi ayahnya. Namun, ia tidak lolos karena berat badannya kurang.
Kemudian, ia sempat dinyatakan lulus di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Namun, ia terpaksa melupakan mimpinya itu lantaran tak ada biaya.
Namun, ia nekat berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Purwakarta. Ia pun juga berjualan gorengan untuk membiayai sekolahnya.
Kiprahnya di dunia politik bermula ketika ia menjadi DPRD Kabupaten Purwakarta periode 1999-2004. Lalu, ia juga mendampingi Lily Hambali sebagai Wakil Bupati Purwakarta 2003-2008.
Selanjutnya, ia menjadi Bupati Purwakarta pada 2008 lalu. Ia berpasangan dengan Dudung S Supardi.
Ia kemudian mengemban amanah yang sama pada periode 2013 hingga 2018. Selanjutnya, ia sempat mencalonkan diri menjadi Wakil Gubernur Jawa barat pada Pilgub 2018.
Namun, usahanya tersebut gagal dan akhirnya mengembangkankarier politik sebagai DPR RI. Ia kembali maju menjadi Gubernur Jawa Barat pada Pilgub 2024 lalu.
Mengenai kehidupan pribadinya, Dedi sempat menikah dengan Sri Muliawati pada 1998 dan dikaruniai seorang anak.
Ia adalah Maulana Ahmad Habibie. Ia merupakan anak pertama KDM.
Kemudian, ia menikah lagi lantaran sang istri sudah meninggal dunia. Dedi menikahi Anne Ratna Mustika pada 2003. Namun, pernikahan ini berakhir perceraian.
Itulah profil Dedi Mulyadi yang menggelar sayembara berhadiah uang Rp250 juta untuk menemukan Taufik Hidayat. Hingga kini, Dedi Mulyadi belum menyalurkan uang tersebut. (*)
Artikel Asli




