Menkes Budi Janji Perawatan Terbaik untuk YTR, Rumah Sakit Ungkap Kondisi Terkini

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus penyekapan di Bandung diduga dilakukan Taufik Hidayat menuai perhatian warganet di media sosial dan berbagai pihak. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin singgung kehadiran pemerintah untuk YTR. 

Taufik Hidayat (30), pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita sekaligus pacarnya, YTR (29) di Bandung selama 3 tahun
Sumber :
  • Instagram/@ataliapr

Dalam penjelasannya, Menkes Budi menyebut pihaknya akan menanggung perawatan korban penyekapan di Bandung di RSHS sampai dengan perawatan rekonstruksi wajah YTR yang mengalami luka berat. 

Sementara untuk ekonomi, kata Budi akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga ikut turun tangan dalam membantu korban.

"Untuk masalah ekonominya itu ditangani oleh pemerintah daerah, untuk masalah sosialnya itu ditangani oleh Kementerian PPPA, dan kami bertiga sudah berkoordinasi," ucap Budi dikutip dari Antara, Rabu (24/6).

"Kami akan merawat sampai rekonstruksi karena ini kan terjadi juga wajahnya harus direkonstruksi," katanya.

Korban, kata Menkes Budi saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Ia memastikan perawatan korban akan dilakukan dengan maksimal.

"Kami berjanji akan merawat sebaik mungkin yang bersangkutan di Rumah Sakit Hasan Sadikin," tegas Budi.

Menkes Budi Janji Perawatan Baik untuk YTR
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /antara / Instagram atalia Praratya
Kondisi Korban Saat Ini 

Sehubungan dengan kondisi YTR, pihak RSHS menyebut penanganan terhadap korban tidak dapat dilakukan dalam satu kali tindakan medis. Sebab adanya kondisi memerlukan perbaikan secara bertahap.

RSHS disampaikan Kepala Dinkes Jawa Barat (Jabar) Raden Vini Adiani Dewi mengatakan runah sakit membentuk tim khusus. 

Tim tersebut terdiri atas sejumlah dokter spesialis yang akan menangani berbagai kondisi medis yang dialami korban.

"Sudah dibentuk tim khusus oleh Rumah Sakit Hasan Sadikin. Ada spesialis bedah, bedah plastik, mata, satu tim pokoknya sudah dibentuk," jelas Vini.

Vini menjelaskan korban akan menjalani serangkaian operasi sesuai kebutuhan medis dengan mempertimbangkan kondisi fisik dan proses pemulihan setelah tindakan dilakukan.

"Nanti ada operasi bertahap, jadi satu operasi istirahat dulu karena ada beberapa kondisi yang harus diperbaiki. Jadi perawatannya membutuhkan waktu yang cukup lama karena kan operasi pertama pulang dulu," ujarnya.

"Alhamdulillah, sekarang kondisinya membaik. Kalau kami dari Pemprov Jabar diinstruksikan oleh Pak Gubernur untuk memberikan bantuan dalam proses pengobatan. Jadi Insya Allah dalam pemantauan Pemprov Jabar," pesan Kepala Dinkes Jabar itu.(klw)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Silmy Karim: KPK Geledah Biro Jasa Pengurusan Dokumen WNA di Bali, Ini yang Disita
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
5 Benda di Rumah yang Paling Sering Tertelan Balita, Orang Tua Wajib Waspada
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Serahkan Uang Rampasan Rp 153 M Kasus Korupsi ke PT Taspen
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Helm Retak hingga Infus Bekas Jadi Barang Bukti Penyekapan Wanita di Bandung
• 53 menit lalukumparan.com
thumb
Jaksa: Duplik Nadiem Akui yang Kami Dakwakan soal Chromebook
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.