12 Jam Usai Besi 30 Ton Terjatuh, Arus Tomang-Grogol Masih Tersendat

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas dari Traffic Light Tomang menuju Grogol, Jakarta Barat, masih terpantau padat hingga Rabu (24/6/2026) sore atau sekitar 12 jam setelah kecelakaan truk pengangkut besi wiremesh di flyover Tol Kebon Jeruk arah Tanjung Priok.

Informasi tersebut disampaikan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melalui akun media sosial X @TMCPoldaMetro pada pukul 16.30 WIB.

"16.30 Anggota Sat Lantas Jakarta Barat pengaturan dan pengamanan di lokasi kecelakaan tunggal Kendaraan Truk pengangkut besi di Jl. S. Parman Jakarta Barat. Situasi arus lalu lintas dari arah Traffic light Tomang menuju Grogol terpantau padat," tulis @TMCPoldaMetro.

Baca juga: Lalin Jalan Letjen S Parman Macet 2 Km Imbas Muatan Besi 30 Ton Tutupi Flyover Tomang

Kepadatan terjadi di tengah jam pulang kerja, saat volume kendaraan mulai meningkat.

Petugas kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas sekaligus mengamankan proses penanganan kecelakaan.

Sebelumnya, sebuah truk kontainer bermuatan besi wiremesh terguling di Jalan Tol Kebon Jeruk arah Tanjung Priok sekitar pukul 04.30 WIB.

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo mengatakan, truk yang mengangkut sekitar 30 ton besi itu terguling di jalan layang depan Mal Taman Anggrek.

"Pagi ini truk muatan besi kurang lebih 30 ton dari tol Kebon Jeruk arah ke Tanjung Priok, tepatnya di jalan layang depan Taman Anggrek terguling hingga muatan tumpah," kata Sudarmo.

Menurut dia, kecelakaan diduga terjadi setelah tali pengikat muatan putus saat kendaraan melintas di atas flyover.

Baca juga: Besi 30 Ton Jatuh dari Flyover Tomang, Lalin Jalan S Parman Disterilkan

Akibatnya, muatan besi bergeser dan tumpah hingga membuat truk terguling.

"Diduga tali pengait atau penguat nya itu putus, kemudian muatan tumpah menutup jalur tol Kebon Jeruk arah Grogol dan Jalan arteri Tomang arah Grogol," ujar Sudarmo.

Muatan besi wiremesh kemudian jatuh dari atas flyover ke Jalan Letjen S Parman di bawahnya.

Ratusan besi yang berserakan sempat menutup akses jalan dan menghambat lalu lintas di kawasan Tomang dan Grogol.

Hingga siang hari, petugas gabungan bersama Jasa Marga masih melakukan evakuasi.

Sejumlah besi yang tersangkut di pembatas flyover bahkan harus dijatuhkan terlebih dahulu ke bawah sebelum dipindahkan menggunakan crane.

Baca juga: Truk Tabrak Separator di Letjen S Parman Jakbar, Macet Parah hingga Latumeten

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang mengatakan akses dari Tol Kebon Jeruk menuju Tanjung Priok sempat ditutup dan dialihkan karena badan truk serta tumpukan besi masih menutupi flyover.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Proses pembersihan dan evakuasi yang berlangsung berjam-jam membuat dampak kecelakaan masih terasa hingga sore hari.

Pengendara yang melintas dari arah Tomang menuju Grogol pun diimbau mengantisipasi kepadatan atau memilih jalur alternatif selama penanganan di lokasi belum sepenuhnya selesai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prediksi Skor Bosnia vs Qatar di Piala Dunia 2026: Susunan Pemain dan Head to Head
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
BRI Jatinegara Meriahkan CFD Lewat Booth Rekening dan Kartu Debit FC Barcelona
• 10 jam lalumediaapakabar.com
thumb
PDAM Makassar Rampungkan Perbaikan Pipa Bocor 400 MM di Perintis Kemerdekaan
• 4 jam laluterkini.id
thumb
Dukuh Atas Bersiap Jadi Jantung Integrasi Transportasi Jakarta
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
MSCI Pertahankan Status Emerging Market, Risiko Turun ke Frontier Market Mereda
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.