Luhut Dorong Program MBG Diefisiensi Lagi: Pelaksanaan Awal Terburu-buru

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Dewan Ekonomi Nasional bersama Badan Gizi Nasional telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Berdasarkan evaluasi tersebut, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mendorong agar dilakukan peningkatan efisiensi terhadap program ini agar  manfaatnya lebih optimal, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun dampaknya terhadap perekonomian.

"MBG sudah kami buat evaluasi kemarin. Wakil Kepala MBG dengan timnya datang ke Dewan Ekonomi dan kami memaparkan hasil survei dan usulan-usulan kami. Dan saya pikir akan lebih baik,” kata Luhut kepada wartawan di kantornya, Rabu (24/6).  

Luhut menyebut, salah satu fokus utama dalam evaluasi tersebut adalah peningkatan efisiensi pelaksanaan program. Pemerintah perlu terus mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul di lapangan agar pengelolaan MBG semakin efektif.

"Hanya kemarin mungkin agak kita terlalu sedikit buru-buru sehingga banyak yang masalah di sini. Jadi enggak usah juga terlalu ribut lah kan sudah diselesaikan baik-baik juga semua," ujar dia.

Luhut menjelaskan, pendekatan yang lebih terukur dan bertahap akan memudahkan pemerintah dalam memahami tantangan operasional serta mencari solusi yang tepat sebelum cakupan program diperluas. Ia pun optimistis kualitas pelaksanaan MBG akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Luhut juga menegaskan bahwa MBG bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga instrumen pemerataan ekonomi. Menurutnya, dana yang mengalir melalui program tersebut memberikan efek berganda terhadap aktivitas ekonomi di tingkat daerah.

“Karena itu kan pemerataan sebenarnya. Jadi Rp 1 triliun per hari turun ke bawah, itu dampaknya besar,” kata Luhut.

DPR sebelumnya menyampaikan akan adanya efisiensi pelaksanaan MBG. Perwakilan mahasiswa yang berdemonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beberapa waktu lalu diterima Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Wakil Ketua DPR Saan Mustopa mengatakan, di depan mahasiswa, Dasco sempat menelepon Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang. 

Saan mengatakan, kepada Dasco, Nanik S Deyang menjelaskan bahwa BGN telah melakukan penghematan anggaran Rp 70 triliun tahun ini. 

"Ada penghematan terkait tata kelola MBG sekitar Rp 70 triliun dari hasil penyesuaian terhadap program-program MBG yang tidak efisien dan sebagainya," kata Saan dalam konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/6).

Saan juga menjanjikan kepada para mahasiswa yang masih memiliki pertanyaan terkait program MBG untuk berdialog langsung dengan para legislator.

Berdasarkan pantauan Katadata, sekitar 800 orang dari empat elemen rakyat melakukan demonstrasi sejak pukul 15.00 WIB, Jumat (19/6).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Populer, JPO JIS diresmikan hingga komisi ojol 8 persen mulai 1 Juli
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Komnas Perempuan Kecam Kasus Taufik Hidayat Aniaya Sadis Pacar: Tak Manusiawi!
• 14 jam laludetik.com
thumb
Persiapan Registrasi SIM Ponsel Pakai Face Recognition Masuki Tahap Akhir
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo: Untuk Apa Ada DPR dan DPD Jika Rakyat Tidak Sejahtera?
• 4 jam laludisway.id
thumb
Media Prancis: Selat Hormuz catat lalu lintas tertinggi sejak konflik
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.