Bisnis.com, PADANG — Dua pelajar asal Kabupaten Agam dan Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, dinyatakan lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026. Keduanya akan mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) pada Juli 2026 mendatang.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumatra Barat, Mursalim, mengatakan proses seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Sumbar 2026 dilaksanakan secara ketat, transparan, dan melibatkan berbagai unsur lintas lembaga.
Sebanyak 86 peserta dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar mengikuti seleksi yang digelar pada 8–13 Mei 2026 di UPTD BKOM Pelkes Pemprov Sumbar. Tahapan seleksi meliputi tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, pemeriksaan kesehatan, parade, PBB, samapta, penilaian kepribadian, hingga pantukhir.
“Jadi, berdasarkan hasil verifikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 15–19 Juni 2026 lalu, kabar baiknya ada dua putra-putri terbaik Sumbar dinyatakan lolos sebagai Calon Paskibraka Tingkat Nasional 2026,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).
Dua pelajar yang lolos seleksi nasional tersebut adalah Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kirena Halim dari Kota Padang Panjang.
Keduanya akan mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan di Desa Bahagia selama sekitar 45 hari pada Juli–Agustus 2026 sebelum bertugas mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara.
Baca Juga
- Pemerintah Buka Polling Logo HUT Ke-81 RI, Masyarakat Bisa Pilih di Link Ini!
- Logo HUT RI dari Tahun ke Tahun dan Maknanya
“Sementara itu, peserta lainnya yang lolos di tingkat provinsi akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan pada 1–18 Agustus 2026 mendatang di UPTD BKOM Pelkes Provinsi Sumbar sebagai bagian dari pembinaan generasi muda daerah,” ujarnya.
Gubernur Sumbar Mahyeldi menilai capaian tersebut bukan sekadar prestasi, tetapi juga simbol keberhasilan pembinaan generasi muda yang berkelanjutan serta penguatan karakter kebangsaan di daerah.
Menurutnya, prestasi itu menegaskan komitmen Sumbar dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi representasi daerah di tingkat nasional.
“Kabar ini tentu menjadi kabar baik dan membuat masyarakat Sumbar bangga, sekaligus menegaskan keberhasilan pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa nasionalis di daerah,” katanya.
Mahyeldi menegaskan Pemprov Sumbar akan terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui berbagai program lintas organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk seleksi Paskibraka yang menjadi wadah pembentukan karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan.





