JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani buka suara merespons usulan penderita tuberkulosis atau TBC menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lalu menilai penderita TBC tidak masuk kriteria prioritas penerima manfaat MBG saat ini. Namun demikian, politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu mempersilakan jika MBG hendak diperluas hingga mencakup penderita TBC.
Asalkan, anggaran untuk perluasan penerima manfaat Program MBG tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan RI.
Baca Juga: Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus Korupsi MBG
Lalu menegaskan program MBG yang dibiayai dari anggaran pendidikan seharusnya diperuntukkan bagi peserta didik. MBG pun disebutnya memprioritaskan siswa, balita, lansia, serta ibu hamil dan menyusui.
"Penerima MBG saat ini adalah siswa-siswi, balita, lansia, serta ibu hamil dan ibu menyusui," kata Lalu dilaporkan tim liputan KompasTV, Rabu (24/6/2026).
"Jika Kementerian Kesehatan mengusulkan agar penderita TBC juga mendapat MBG, selama anggarannya berasal dari Kementerian Kesehatan, silakan saja."
Lalu kembali menekankan anggaran pendidikan seharusnya dimaksimalkan untuk peserta didik. Ia pun mengusulkan agar penerima MBG di lingkungan pendidikan diperluas hingga mencakup guru.
"Jangan sampai anggarannya diambil dari anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan harus dimanfaatkan untuk kepentingan peserta didik," ucap Lalu.
"Bahkan, kami mengusulkan agar guru juga mendapatkan MBG, karena selama ini guru berperan sebagai pihak yang mendistribusikan pembagian makanan bergizi tersebut."
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- mbg untuk penderita tbc
- komisi x dpr
- penderita tbc dapat mbg
- makan bergizi gratis
- mbg anggaran pendidikan





