Daftar Barang Rampasan Kasus Korupsi Kemenaker yang Dipajang KPK

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupasan) KPK mendadak berubah bak etalase pameran otomotif. KPK memamerkan barang rampasan perkara korupsi sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

"Ragam barang rampasan sangat banyak secara kuantitas maupun jenisnya," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Pantauan Metrotvnews.com menunjukkan deretan kendaraan mewah berjejer rapi di area penyimpanan. Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK menyebut ada puluhan unit kendaraan yang disita dari empat berkas perkara di klaster Kemenaker ini.

"Untuk kendaraan ada 25 unit. Motor sebanyak 6 unit yang ini, kemudian mobil 19 unit," ujar Direktur Labuksi KPK, Mungki Hadipratikto.  

Baca Juga :

KPK Usut Pembelian Aset Tersangka Kasus Pemerasan K3 Kemnaker
Beberapa di antaranya merupakan kendaraan mewah, mulai dari SUV BAIC BJ40 hitam milik terpidana Emmanuel Ebenezer alias Noel, mobil sport Nissan GTR berwarna biru, BMW 330i, Jeep, hingga deretan motor sport pabrikan Italia seperti Ducati Scrambler, Ducati Hypermotard, dan Ducati Multistrada V4rs.  

Mungki menjelaskan, beberapa barang rampasan masuk pada klausul barang bukti dirampas untuk negara dan diperhitungkan sebagai pembayaran uang terjadap terdakwa. Artinya, beberapa aset milik terpidana dapat disita sebagai pengganti pembayaran denda.

Dalam amar putusannya, Noel diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp3,43 miliar. Dapat dipecah, uang tunai Rp3 miliar yang sempat dikembalikan Noel saat penyidikan beserta mobil BAIC BJ40 miliknya langsung disita sebagai utang selisih pengganti. 

Skema serupa juga diberlakukan pada aset kendaraan, perhiasan emas, hingga tanah bangunan milik terpidana lain seperti Irfian Bobby Mahendra, Hery Sutanto, dan Supriadi.  

Belasan tas branded

Selain kendaraan, KPK turut merampas barang-barang lifestyle mewah. KPK memajang 18 unit tas branded dari perancang busana ternama dunia seperti Christian Dior, Gucci, Fendi, Givenchy, hingga Balenciaga.

Tak berhenti di situ, KPK juga menyita aset investasi berupa tiga bidang tanah dan bangunan di wilayah Tangerang dan Bekasi, uang tunai Rupiah senilai lebih dari Rp3 miliar, mata uang asing (valas), serta emas seberat 758 gram beserta belasan perhiasan mewah. 

KPK memastikan seluruh aset ini dirawat secara berkala agar kondisinya tetap prima hingga hari pelelangan.

"Semuanya akan kita lelang di satu kesempatan dalam rangkaian kegiatan Hakordia di tanggal 9 Desember 2026," pungkas Mungki.  


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suasana Hotel Sultan yang Mulai Dikosongkan, Kasur hingga TV Diangkut Truk
• 4 jam laludetik.com
thumb
Menkes Klaim Impor Bahan Baku Obat Berhasil Diturunkan 20%
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Polisi Ungkap Motif Pria Bunuh Istri di Angke Jakbar
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pakar Psikologi Forensik Minta Masyarakat Jangan Buru-Buru Labeli Taufik Hidayat Psikopat, Ini Alasannya
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri Mukhtarudin Kerja Sama dengan ULM, Resmikan Migrant Center di Kalimantan
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.