Serukan Pembebasan Sudewo, Warga Pati Kirim Karangan Bunga ke Pengadilan Tipikor

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SEMARANG - Dukungan masyarakat terhadap Bupati Pati nonaktif Sudewo kembali terlihat dalam sidang lanjutan perkara yang menjeratnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (24/6).

Sidang kali ini beragendakan pembacaan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas nota keberatan atau eksepsi yang diajukan tim penasihat hukum Sudewo.

BACA JUGA: Tim Hukum Sudewo Pati: Penggabungan Dakwaan DJKA dan Perangkat Desa Harus Diuji Dulu

Sejak pagi, ratusan warga yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat dan kelompok loyalis memadati area sekitar pengadilan untuk memberikan dukungan moral kepada pemimpin yang mereka nilai telah membawa perubahan bagi Kabupaten Pati.

Di tengah kerumunan massa, sebuah karangan bunga dari Aliansi Pati Bangkit (APB) terpasang di depan pagar pengadilan. Karangan bunga tersebut memuat pesan, “Pak Hakim, Warga Pati Berharapan Bebaskan Bupati Sudewo.”

BACA JUGA: KPK Buka Suara soal Keterlibatan Anggota Komisi V Lain di Kasus DJKA Sudewo

Ketua Aliansi Pati Bangkit (APB) Sutirto mengatakan karangan bunga itu merupakan simbol harapan masyarakat Pati terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

“Karangan bunga ini memang sederhana, tetapi pesannya mewakili suara banyak warga Pati yang berharap Pak Sudewo mendapatkan keadilan dalam proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Sutirto.

Menurut dia, dukungan yang diberikan warga bukan dimaksudkan untuk mengintervensi jalannya persidangan, melainkan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral kepada Sudewo.

“Kami menghormati proses hukum yang berlangsung di pengadilan. Namun sebagai warga, kami juga memiliki hak untuk menyampaikan harapan agar majelis hakim mempertimbangkan seluruh fakta persidangan secara jernih dan objektif,” katanya.

Sutirto menilai besarnya antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa Sudewo masih mendapatkan kepercayaan dari sebagian warga Pati.

“Kehadiran ratusan warga hari ini bukan karena mobilisasi, melainkan bentuk kepedulian masyarakat yang ingin menunjukkan bahwa Pak Sudewo tidak sendiri menghadapi proses hukum ini,” tegasnya.

Ia juga menyebut kehadiran warga merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan Sudewo selama menjabat sebagai Bupati Pati.

“Kami melihat selama memimpin Pati, Pak Sudewo telah bekerja dan membawa berbagai perubahan. Karena itu kami merasa perlu hadir untuk memberikan dukungan moral kepada beliau,” ujarnya.

Besarnya antusiasme massa sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi persidangan.

Para pendukung membawa poster, melantunkan selawat, serta menyuarakan harapan agar proses hukum berjalan secara adil dan objektif.

Tidak hanya mengirimkan karangan bunga, massa pendukung yang datang dari Pati menggunakan belasan armada bus juga terus menyuarakan dukungan sepanjang jalannya persidangan.

Saat mobil tahanan yang membawa Sudewo tiba di lokasi dengan pengawalan aparat kepolisian, para simpatisan langsung menyambutnya dengan sorak dukungan.

Pekikan “Bebaskan Sudewo!” terdengar berulang kali dari luar ruang sidang, mencerminkan besarnya solidaritas warga yang hadir untuk mengawal proses hukum tersebut.

“Pesan dalam karangan bunga itu jelas, yakni harapan agar keadilan benar-benar ditegakkan. Kami percaya hakim akan memutus perkara ini berdasarkan fakta dan hati nurani,” pungkas Sutirto.

Meski dihadiri ratusan pendukung, situasi di sekitar Pengadilan Tipikor Semarang tetap berlangsung tertib dan kondusif.

Aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat sehingga seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan dengan aman dan lancar. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Akhirnya Beri Kejelasan Soal Berapa Lama Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Misi Garudayaksa FC, Temukan Marselino Ferdinan Berikutnya dari NTT
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Cekcok Urusan Konsumsi Narkoba Berujung Maut, Pria di Jakbar Tega Habisi Sang Istri
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
DPR apresiasi Baznas entaskan kemiskinan lewat tata kelola zakat
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Kejagung Sita Lamborghini hingga Dumptruck dalam Kasus Korupsi Bauksit di Kalbar
• 16 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.