JAKARTA, KOMPAS.TV - Analis Komunikasi Politik dari Unversitas Padjadjaran (Unpad), Kunto Adi Wibowo, menganalisis pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku tahu pihak yang membayar aksi demonstrasi.
Terkait pernyataan Presiden tersebut, Kunto justru menyinggung maraknya aksi unjuk rasa yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung adanya pertemuan sejumlah mahasiswa yang berdemo dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
“Menurut saya, kan hari ini ada beberapa bentuk demonstrasi. Terutama demonstrasi mahasiswa yang memang marak. Kemudian kedua, ada demonstrasi juga yang mendukung MBG, yang pro-MBG di berbagai daerah,” ujarnya.
Hal yang menarik dari aksi unjuk rasa mahasiswa adalah adanya pertemuan antara Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) dengan Wapres Gibran.
Baca Juga: Anggota DPR Minta Demo Dukung MBG Tak Libatkan Siswa: Jangan Sampai Ganggu KBM
“Dari situ kan kemudian ketahuan bahwa dia mengaku dapat Rp 20 juta dari oknum polisi untuk memindahkan lokasi demonstrasi,” tuturnya.
“Kedua, juga ada mahasiswa dari Universitas Indonesia, saya lupa namanya, yang diajak Mas Gibran mengunjungi Papua, kalau enggak salah yang menggunakan jaket almamater Universitas Indonesia, yang dikritik juga karena dianggap mencederai perjuangan teman-temannya di UI,” ucapnya.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung informasi di media sosial yang menyebut adanya ketidakpuasan dari peserta aksi unjuk rasa pendukung MBG, karena hanya mendapatkan uang Rp50 ribu hingga Rp60 ribu, sementara rekan mereka ada yang mendapat Rp100 ribu.
“Banyak pengakuan dari pelaku demonstrasi yang pro-MBG, yang mengaku tertipu karena hanya mendapatkan uang Rp50-60 ribu, sementara teman-teman yang lain dapat Rp100 ribu, gitu,” ujarnya.
“Lalu juga ada demo pro-MBG di berbagai daerah yang juga menggunakan atau memobilisasi anak-anak, bahkan anak-anak SD, yang juga sudah direspons oleh KPAI, yang akan ditindaklanjuti karena ini bentuk eksploitasi terhadap anak-anak untuk kepentingan politik tertentu.”
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- kunto adi wibowo
- presiden ri
- presiden prabowo
- demo bayaran
- aksi unjuk rasa
- demo mahasiswa




