Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott wajib merebut hati pelatih baru Ipswich Town, Gary O'Neil demi mendapatkan debutnya di Liga Inggris.
Ipswich Town resmi mendapatkan promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris, Premier League. Jika mendapatkan debut di musim depan, Elkan Baggot pun akan menyabet sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama di Premier League.
Namun perjalanan menuju sejarah itu tidak mudah. Elkan Baggott bukan bagian dari tim utama ketika Ipswich Town mendapatkan promosi dari Championship 2025-2026 lalu.
Bahkan sebagai pemain jebolan Akademi Ipswich Town, Elkan Baggott lebih sering dipinjamkan dibandingkan tampil untuk klub sendiri.
Belum lagi sosok Kieran McKenna, yang mendampingi tim sejak masih tampil di kasta ketiga Liga Inggris, League One memutuskan untuk mundur dari tim pada akhir musim lalu.
Gary O'Neil pun menjadi suksesor bagi Kieran McKenna membuat Elkan Baggott harus kerja ekstra keras untuk mendapatkan perhatian sang pelatih.
Dalam perkenalannya dengan media, Gary O'Neil mengakui belum bertemu bahkan berbicara langsung dengan para pemain. Namun dia memiliki kesan positif terhadap suad.
"Saya belum berbicara dengan mereka, tetapi saya sangat menantikan pertemuan itu karena dari apa yang saya lihat, saya rasa saya akan menyukai kelompok ini. Mereka sepenuhnya berkomitmen kepada klub dan tujuan yang ingin dicapai," kata Gary O'Neil dikutip dari kanal YouTube Ipswich Town, Rabu (24/6/2026).
Pelatih berusia 43 tahun itu menilai semangat juang yang dimiliki para pemain menjadi salah satu alasan mengapa Ipswich selalu mendapat dukungan penuh dari para suporter. Ia pun berjanji akan membawa identitas permainan yang sama seperti tim-tim yang pernah ditanganinya sebelumnya.
"Saya pikir mereka menangani banyak hal dengan sangat baik. Mereka terlihat sebagai kelompok yang sangat berkomitmen dan karena itu mereka mendapat dukungan dari para penggemar. Jika melihat tim-tim saya sebelumnya, mereka selalu seperti itu. Mereka memberikan segalanya dan kami selalu berusaha menjadi tim yang sulit dikalahkan," ujarnya.
Masa pramusim pun akan menjadi sulit bagi Elkan Baggott cs. Mantan pelatih Wolverhampton Wanderers ini akan memanfaatkan masa pramusim untuk membangun fondasi tim. Selain meningkatkan kondisi fisik pemain, ia ingin memastikan budaya kerja dan standar yang diterapkan di dalam klub dapat dipahami oleh seluruh anggota skuad.




