Ketua BEM FH UBK Mau Tenangkan Diri Usai Ketahuan Terima Rp 20 Juta Sebelum Demo

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) nonaktif, Muhammad Abdimaludin, mengaku ingin menenangkan diri usai dirinya ketahuan menerima uang Rp 20 juta sebelum menggelar demo di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada 15 Juni 2026.

Hal itu ia sampaikan saat ditanya apakah uang yang diterima akan dikembalikan kepada pihak yang memberikannya atau tidak.

"Saya cooling down dulu. Nanti setelah situasi redam saya bereskan," ujar Abdi saat dihubungi Kompas.com lewat pesan singkat, Rabu (24/6/2026).

Baca juga: Dokter Tifa Ungkap Kronologi Penangkapan Dirinya: Dicegat 2 Mobil Saat Keluar Area Parkir

Abdi juga menyampaikan klarifikasi tertulis terkait kasusnya yang kini menjadi sorotan publik.

Dalam pernyataannya, ia mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa UBK, civitas akademika, rektor dan pimpinan kampus, rekan-rekan aktivis, media massa, serta masyarakat yang merasa kecewa.

"Saya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran yang sangat berharga untuk memperbaiki diri, bersikap lebih hati-hati, serta menjalankan tanggung jawab organisasi dengan lebih baik pada hari-hari mendatang," lanjutnya.

Abdi juga menyatakan siap memberikan penjelasan dan mempertanggungjawabkan seluruh hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut kepada forum mahasiswa, organisasi, maupun pihak-pihak yang berwenang sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain itu, ia menegaskan telah menyampaikan klarifikasi dalam forum terbuka terkait penerimaan uang sebesar Rp 20 juta tersebut.

Menurut Abdi, seluruh fakta mengenai peristiwa itu harus disampaikan secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan melalui mekanisme organisasi maupun proses yang berlaku.

Ia juga menilai dinamika gerakan mahasiswa kerap memunculkan berbagai informasi, opini, dan narasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta memecah soliditas mahasiswa UBK.

Baca juga: Ketua BEM FH UBK Buka Suara soal Terima Rp 20 Juta: Saya Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

"Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk tetap mengedepankan kejernihan berpikir, persatuan, dan semangat perjuangan yang berlandaskan kepentingan rakyat," tuturnya.

Andi menegaskan, peristiwa ia menerima uang tidak mengubah arah dan tujuan perjuangan mahasiswa UBK.

"Kami tetap konsisten menuntut perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), transparansi kebijakan publik, serta penyelesaian berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan rakyat dan mahasiswa," tegas Abdi.

Terungkapnya kasus

Diberitakan sebelumnya, UBK Jakarta mengungkap dugaan penerimaan uang sebesar Rp 20 juta oleh eks Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, Muhammad Abdimaludin.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kasus ini bermula dari aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar pada Senin (15/6/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk untuk Impor Elpiji dan Bahan Baku Plastik
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Preview Bosnia vs Qatar: Menang atau Pulang!
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Hasil Piala Dunia 2026: Dramatis Kalahkan Kongo, Kolombia Resmi Lolos ke Babak 32 Besar
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Penampakan Taufik Hidayat, Tersangka Kasus Penganiayaan di Bandung Saat Digiring Petugas
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Iran Prakarsai Terbentuknya NATO Islam, Saudi dan Turki Diajak
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.