Trump: Iran Tidak Akan Pungut Biaya dari Kapal yang Melintas Selat Hormuz

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Trump mengatakan pada Rabu bahwa Iran telah menginformasikan bahwa mereka tidak akan memungut biaya dari kapal yang melewati Selat Hormuz.

Trump: Iran Tidak Akan Pungut Biaya dari Kapal yang Melintas Selat Hormuz. (Foto: AP Photo)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa Iran telah menginformasikan bahwa mereka tidak akan memungut biaya dari kapal yang melewati Selat Hormuz.

Trump mengatakan bahwa tidak akan ada biaya tol, biaya asuransi, atau biaya lain untuk kapal yang melintasi jalur air tersebut.

Baca Juga:
Trump Kembali Ancam Iran di Tengah Perundingan Damai di Swiss

"Selain itu, tidak ada uang yang diberikan kepada Iran, termasuk dari dana Iran yang ada di AS. Kami akan melepaskan sebagian uang mereka, yang sepenuhnya dikendalikan oleh kami, kepada para petani dan peternak kami, untuk pembelian jagung, gandum, kedelai, dan lainnya," katanya dalam sebuah unggahan di Truth Social.

"Makanan sangat dibutuhkan di Iran, dan kami akan membelinya untuk mereka secara eksklusif dari Amerika Serikat," tambahnya.

Baca Juga:
Iran Walk Out dari Perindungan usai Trump Tebar Ancaman

Secara terpisah, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan di CNBC bahwa Departemen Keuangan akan mengelola dana Iran yang dilepaskan berdasarkan perjanjian sementara Presiden Donald Trump dengan Iran.

Sebagian besar dana akan digunakan untuk membeli produk makanan dan obat-obatan AS, kata Bessent. Departemen Keuangan akan mengawasi dana tersebut di Timur Tengah, yang menunjukkan bahwa pemerintah berupaya untuk menetapkan kontrol terhadap akses Iran ke aset yang dibekukan.

Baca Juga:
Kongres AS Perintahkan Trump Akhiri Perang Iran

AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman sementara 14 poin pekan lalu, membuka kembali Selat Hormuz, yang dilalui sekitar seperlima pasokan energi global, dan memulai periode gencatan senjata selama 60 hari.

Kedua negara menyelesaikan putaran pertama negosiasi mereka di Swiss pada Senin (22/6/2026) kemarin.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekrutmen Calon Hakim Pengadilan Pajak 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Kebakaran Toko Material di Kuningan Jaksel Diduga Akibat Sistem Kelistrikan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Upacara HUT Ke-81 RI Bakal Digelar di Jakarta dan IKN? Ini Kata Istana
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Pengeroyokan Brutal oleh Geng Motor Terekam CCTV, 2 Pemuda di Baubau Luka-Luka
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Ronaldo Teriak “Saya Kembali!” Setelah Portugal Libas Uzbekistan
• 13 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.